Honda memperkenalkan motor konsep CBR400R E-Clutch yang menghadirkan teknologi kopling elektronik yang dijadwalkan tampil di pameran motor Jepang mulai Maret 2026. Dikutip dari Young-Machine, E-Clutch sudah diperkenalkan pada CBR650R dan CB650R model 2024, lalu diperluas ke Rebel 300 dan CL250 versi 2026. Kini, Honda mulai membawa sistem tersebut ke kelas sport fairing bermesin lebih kecil, CBR400R. Secara tampilan, perangkat E-Clutch terpasang pada bagian cover kopling dengan desain yang tetap menyatu dengan mesin. Perubahannya minimal, hanya terdapat komponen tambahan serta tulisan “Honda E-Clutch” pada penutup mesin. Honda CBR400R E-Clutch Honda merancang sistem ini sebagai teknologi yang relatif terjangkau dan mudah diaplikasikan ke berbagai model tanpa ubahan besar. Kehadiran E-Clutch juga ditujukan mengurangi kelelahan pengendara, terutama saat menghadapi lalu lintas stop-and-go di area perkotaan. Secara fungsi, E-Clutch bekerja otomatis sehingga pengendara tidak perlu menarik tuas kopling saat mulai jalan, berhenti, maupun perpindahan gigi. Namun, tetap ada kopling manual tetap bisa digunakan kapan saja, cukup dengan menarik tuas kopling tanpa perlu memilih mode khusus. Honda dijadwalkan mengungkap spesifikasi lengkap CBR400R E-Clutch pada Osaka Motorcycle Show 20–22 Maret, sebelum dipamerkan kembali di Tokyo dan Nagoya Motorcycle Show. Seperti model lain yang memakai E-Clutch, performanya diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan. Sebagai gambaran, CBR400R standar menggunakan mesin 399 cc parallel twin DOHC berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga 46 PS dan torsi 38,25 Nm dengan transmisi enam percepatan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang