PT JIO Distribusi Indonesia (BAIC Indonesia) belum memastikan sampai kapan harga promo BAIC T1 sebesar Rp 373 juta akan berlaku. Meski saat ini diskon Rp 20 juta diberikan kepada 1.000 pembeli pertama, perusahaan membuka peluang harga tersebut dipertahankan apabila kondisi ekonomi mendukung. Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia (BAIC Indonesia), Dhani Yahya, mengatakan keputusan mengenai penyesuaian harga akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama pergerakan nilai tukar rupiah. Harga BAIC T1 setelah masa promo masih bisa bertahan, asalkan tekanan kurs rupiah mereda. "Kita akan lihat. Jadi kita tidak akan pastikan, tapi mungkin ada beberapa parameter. Kita tahu bahwa sekarang tekanan kurs Rupiah juga sudah sangat luar biasa di Rp 18.000-an,” ujar Dhani di Tangerang (29/7/2026). “Termasuk juga tentunya apabila harapan nanti katakanlah perang berakhir dan Rupiah kita membaik, tentunya kita tidak perlu menaikkan harga setelah 1.000 unit yang kita deliver," kata dia. BAIC T1 Meluncur di GIIAS 2026 Promo untuk Pembeli Pertama BAIC Indonesia resmi meluncurkan T1 pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini menjadi kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) pertama BAIC yang dipasarkan di Indonesia. Dhani mengatakan, perusahaan menargetkan penjualan sebanyak 1.000 unit hingga akhir 2026. "Target kami bisa jual BAIC T1 1.000 unit sampai akhir 2026," katanya. Secara normal, BAIC T1 dipasarkan dengan harga Rp 393 juta. Namun selama masa peluncuran, perusahaan memberikan potongan harga Rp 20 juta kepada 1.000 konsumen pertama sehingga harga menjadi Rp 373 juta. BAIC T1 Meluncur di GIIAS 2026 Jarak Tempuh 425 Kilometer BAIC T1 merupakan versi rebadge dari Arcfox T1 yang lebih dulu dipasarkan di China. Di Indonesia, model ini hadir sebagai hatchback crossover listrik. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta jarak sumbu roda 2.770 mm. Untuk performa, BAIC T1 menggunakan motor listrik bertenaga 70 kW atau sekitar 94 Tk yang dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh. BAIC mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak hingga 425 kilometer dalam sekali pengisian daya.