PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) diprediksi akan menjadikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai ajang untuk memperkenalkan arah baru pengembangan BAIC di Indonesia. Setelah meluncurkan BAIC T1 sebagai pembuka strategi elektrifikasi, pabrikan asal China tersebut diyakini bakal memamerkan deretan model anyar yang akan mengisi pasar dalam beberapa tahun ke depan. Tak hanya mengandalkan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), BAIC juga menyiapkan model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) hingga SUV off-road. Langkah ini menjadi sinyal bahwa BAIC ingin membangun portofolio produk yang lebih lengkap untuk memenuhi berbagai segmen konsumen di Indonesia. Chief Operating Officer PT JDI Dhani Yahya mengatakan, peluncuran BAIC T1 menjadi awal dari strategi elektrifikasi perusahaan di Tanah Air. Setelah itu, perseroan telah menyiapkan sejumlah model baru yang akan diluncurkan secara bertahap hingga 2027. "Kami memang terlambat masuk ke pasar kendaraan listrik. Tetapi kami akan membawa produk yang tepat, dengan harga yang kompetitif dan sesuai kebutuhan konsumen Indonesia," kata Dhani di Tangerang (9/7/2026). BAIC T1 Arcfox T5 hingga V9 Berpeluang Tampil Salah satu model yang diproyeksikan menjadi sorotan di booth BAIC adalah Arcfox T5. SUV listrik berukuran menengah tersebut baru diperkenalkan di China dan saat ini masih menunggu versi setir kanan selesai diproduksi. "Kalau produksi right-hand drive berjalan sesuai rencana pada Oktober 2026, mudah-mudahan bisa kami luncurkan sekitar November," ujarnya. Selain Arcfox T5, BAIC juga tengah mempelajari peluang menghadirkan sedan listrik Arcfox S9. Meski belum dipastikan masuk Indonesia, model tersebut tetap berpotensi dipamerkan sebagai bagian dari pengenalan produk kepada publik. MPV premium terbaru Arcfox Menurut Dhani, keputusan membawa Arcfox S9 masih bergantung pada studi kelayakan pasar mengingat segmen sedan di Indonesia relatif kecil. "Kami masih melihat apakah sedan ini lebih cocok untuk konsumen umum atau justru digunakan di sektor komersial seperti taksi online," katanya. Model lain yang berpeluang mencuri perhatian adalah Arcfox V9. MPV premium berukuran besar tersebut baru meluncur pada Beijing Auto Show dan tersedia dalam pilihan penggerak BEV maupun PHEV. BAIC BJ30 HEV. Siapkan SUV Off-road Hybrid Tak hanya mengandalkan lini kendaraan listrik dari Arcfox, BAIC juga terus memperkuat jajaran SUV melalui merek utamanya. Dhani mengatakan perusahaan telah menyiapkan BAIC BJ31, SUV lima penumpang bergaya boxy yang mengusung teknologi PHEV. Model ini dijadwalkan meluncur pada 2027. Setelah itu, BAIC juga akan menghadirkan BJ50, SUV tujuh penumpang dengan sistem penggerak PHEV yang menyasar konsumen keluarga yang membutuhkan kendaraan tangguh untuk berbagai medan. "Akan ada new SUV off-road PHEV, BJ31. Ini 5-seaters, boxy style, itu tahun depan. Nah yang menarik, kita akan bawa SUV offroad plug-in hybrid lagi, BJ50. Perkiraan di pertengahan 2027," kata Dhani.