PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) menargetkan penjualan BAIC T1 sebanyak 1.000 unit hingga akhir 2026. Melalui model listrik pertamanya di Indonesia itu, perusahaan juga membidik pangsa pasar sebesar 16 persen di segmen hatchback listrik berbasis baterai dengan rentang harga Rp 350 juta sampai Rp 400 juta. "Setelah kami luncurkan hari ini, target kami sampai Desember 2026 adalah mengirimkan 1.000 unit ke konsumen. Market share yang dibidik sekitar 16 persen di segmen hatchback dengan rentang harga Rp 350 juta sampai Rp 400 juta," kata Chief Operating Officer PT JDI Dhani Yahya di Tangerang, Kamis (9/7/2026). Rapor Penjualan Menurut dia, target tersebut didukung tren pertumbuhan penjualan BAIC di Indonesia yang terus menunjukkan peningkatan. Sepanjang semester pertama 2026, BAIC mencatat penjualan wholesales sebanyak 382 unit atau naik 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontributor terbesar berasal dari BJ30 Hybrid yang terjual 214 unit atau menyumbang 56 persen dari total penjualan. Disusul BJ40 Plus sebanyak 119 unit (32 persen) dan X55 II sebanyak 49 unit (12 persen). "Kami tumbuh 91 persen dibandingkan semester pertama 2025. Dengan hadirnya BAIC T1, kami berharap pertumbuhan BAIC bisa lebih dari 20 persen hingga akhir tahun ini," ujar Dhani. BAIC T1 Andalkan Area Jabodetabek Selain pertumbuhan penjualan, BAIC juga mengandalkan pasar Jabodetabek untuk mendukung target T1. Menurut Dhani, lebih dari 60 persen pasar kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) nasional berada di kawasan tersebut. "Mayoritas pasar kendaraan energi baru berada di Jabodetabek, lebih dari 60 persen. Karena itu, target kami harus didukung jaringan diler yang kuat di wilayah Jabodetabek," katanya. BAIC T1 Saat ini BAIC memiliki 16 diler di Indonesia, dengan enam di antaranya berada di Jabodetabek. Hingga akhir 2026, perusahaan berencana menambah enam diler baru di kawasan tersebut sehingga total jaringan di Jabodetabek menjadi 12 outlet. Secara keseluruhan, BAIC menargetkan memiliki 22 dealer di Indonesia pada akhir tahun sebagai bagian dari penguatan layanan penjualan dan purnajual. Sebagai informasi, BAIC T1 merupakan kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC di Indonesia. Model ini dipasarkan dalam status completely built up (CBU) dengan estimasi harga di kisaran Rp 300 jutaan pada masa pre-booking.