Beijing Automotive Group (BAIC) menghadirkan MPV premium untuk menjadi rival Toyota Alphard dan Denza D9 lewat produk terbarunya, Wendao V9. Model ini diperkenalkan melalui sub-merek Arcfox di ajang Beijing Auto Show 2026. Wendao V9 menjadi MPV mewah pertama bagi Arcfox sekaligus BAIC, hadir sebagai kendaraan listrik extended-range (EREV) dengan konfigurasi tujuh penumpang. Harga yang ditawarkan berada di kisaran 219.900 yuan atau sekitar Rp 557 juta hingga 286.900 yuan atau sekitar Rp 727 juta. Dikutip dari Carnewschina, Jumat (1/5/2026), dalam waktu 48 jam sejak diperkenalkan, Arcfox mengklaim Wendao V9 telah mengantongi lebih dari 8.000 pesanan. Dari sisi tampilan, Wendao V9 mengusung desain yang relatif konservatif. Bagian depan dilengkapi grille berukuran besar dengan aksen krom, serta pilihan warna bodi dua tone. Secara keseluruhan, tampilannya mengarah ke gaya MPV premium khas China. Masuk ke kabin, mobil ini dibekali konfigurasi tujuh penumpang. Interiornya mengedepankan konsep minimalis, dengan fokus utama pada kenyamanan penumpang baris kedua. BAIC Wendao V9 Pada baris ini, tersedia kursi dengan fitur reclining, ventilasi, pemanas, sandaran kaki, serta fungsi pijat 16 titik. Selain itu, terdapat kulkas di konsol tengah, meja lipat di belakang kursi depan, serta layar hiburan yang terpasang di plafon. Sementara di bagian depan, tersedia layar infotainment berukuran 15,6 inci. Untuk sektor dapur pacu, Wendao V9 ditawarkan dalam empat varian dengan perbedaan utama pada jenis baterai. Varian dasar menggunakan baterai LFP berkapasitas 37 kWh dengan jarak tempuh 216 km (CLTC), sedangkan varian atas menggunakan baterai NMC 53,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 315 km. Seluruh baterai dipasok oleh CATL. Meski masih menggunakan platform 400V, Arcfox mengklaim pengisian daya dari 10 hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu 15 menit. BAIC Wendao V9 Sebagai kendaraan EREV, Wendao V9 juga dibekali mesin bensin 1.5 liter turbo sebagai range extender dengan tenaga 158 hp. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik di roda belakang yang disuplai Huawei dengan tenaga 304 hp. Sistem penggeraknya menggunakan konfigurasi roda belakang (RWD). Dari sisi performa, kecepatan maksimal kendaraan ini mencapai 190 km per jam. Akselerasi 0–100 km per jam diklaim 7,9 detik untuk varian LFP, dan 8,4 detik untuk varian NMC. Secara dimensi, Wendao V9 memiliki panjang 5.300 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.850 mm, serta wheelbase 3.200 mm, sedikit lebih besar dari Toyota Alphard dan Denza D9. Sementara untuk bobotnya berada di kisaran 2.525 hingga 2.580 kg. Untuk menunjang kenyamanan, bagian kaki-kaki menggunakan suspensi depan double wishbone berbahan aluminium dan suspensi belakang multi-link. Pada varian tertinggi, tersedia suspensi adaptif magnetorheological yang mampu menyesuaikan redaman hingga 1.000 kali per detik. BAIC Wendao V9 Arcfox menyebut Wendao V9 sebagai model terbesar dan termahal yang pernah mereka produksi. Kehadiran model ini juga menjadi langkah perusahaan untuk masuk ke segmen MPV premium yang selama ini dihuni pemain kuat seperti Alphard dan Denza D9. Dengan persaingan yang semakin ketat, Wendao V9 diharapkan mampu menarik konsumen yang mencari MPV mewah dengan teknologi elektrifikasi serta fitur kenyamanan lengkap. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang