BAIC Indonesia kembali menutup gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 dengan catatan penting. 30 November lalu, BAIC BJ30 HEV menjadi tulang punggung penjualan perusahaan. Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia, mengatakan bahwa dari total 58 unit yang terjual selama pameran, sekitar 60 persen atau kurang lebih 34 unit datang dari model SUV hybrid tersebut. BAIC BJ30 Hybrid di GJAW 2025 Dhani mengungkapkan bahwa performa BJ30 konsisten mengungguli model lain, bahkan sejak GIIAS 2025. Capaian ini sekaligus mempertegas dominasi BJ30 sebagai model paling diminati BAIC di Indonesia. “Model BJ30. Di GIIAS juga model ini menjadi yang paling diminati, sekitar 60 persen dari total penjualan,” ujar Dhani di Bandung (4/12/2025). Secara keseluruhan, BAIC mencatat 58 unit di GJAW 2025, naik dari 29 unit tahun sebelumnya. Namun, secara internal, pencapaian tersebut dinilai belum sejalan dengan lonjakan besar yang terjadi di GIIAS 2025. “Responnya sebenarnya baik, tapi kami merasa kurang puas. Seperti GIIAS tahun lalu kami 56 unit, tapi tahun ini 230 unit di GIIAS saja,” ucap Dhani. Harapan BAIC, pertumbuhan tersebut juga terjadi di GJAW. Namun, kondisi pasar otomotif nasional yang menurun sekitar 10 persen membuat segmen SUV menengah ikut terpengaruh. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang