Persaingan di segmen SUV semakin ramai dengan kehadiran Jetour T2. Mobil ini menjadi rival terdekat dari beberapa SUV, salah satunya BAIC BJ40 Plus. Secara spesifikasi mesin, kedua SUV dari pabrikan asal Tiongkok ini setara. T2 dan BJ40 Plus sama-sama menggunakan mesin 2.0 L, turbo. Lalu, bagaimana dengan desain eksterior dan interiornya, serta fitur dan performanya? Berikut ini komparasinya: Eksterior BAIC BJ40 Plus di IIMS 2025Jetour T2 mengusung desain boxy modern, garisan bodi tegas, bentuk lampu kotak, serta kesan kokoh dan urban. Dimensinya tergolong besar untuk kelas SUV boxy, dengan panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.880 mm, dan jarak sumbu roda 2.800 mm. Pelek besar dan ban berpola all-terrain mempertegas kesan petualang atau off-road ringan, sekaligus memperlihatkan bahwa T2 dirancang tak cuma untuk jalan mulus kota. Pada bagian buritan, T2 menunjukkan identitas SUV modern dengan ban serep ter-integrasi dalam desain pintu belakang. Sementara BAIC BJ40 Plus, mengambil gaya yang jauh lebih klasik, sangat kental aura “jip tradisional / off-road”, bodi kotak, ban serep di pintu belakang, dan stance yang macho, mengingatkan pada jip-jip 4x4 lawas. Dimensinya lebih ringkas dibanding T2, sehingga terasa lebih gesit untuk medan off-road atau rute sempit. Desain eksteriornya menekankan kekokohan dan fungsi, cocok bagi penggemar jip atau SUV lawas yang mengutamakan karakter “tangguh dan siap jalan berat”. Interior Kabin Jetour T2Kabin T2 dibalut nuansa modern dan futuristis dengan dominasi warna gelap, tampilan dashboard minimalis, dan sentuhan ala mobil kontemporer. Untuk BJ40 Plus, lebih mengedepankan fungsi dasar dan karakter off-road, bukan kemewahan interior. Pasalnya, interiornya bisa dikatakan cukup sederhana, sesuai karakternya sebagai SUV dengan jiwa petualang. Fitur unggulan BJ40 Plus hadir di GIIAS 2024.T2 dibekali panel instrumen digital 10,25 inci dan head unit besar 15,6 inci yang menjadi “pusat kontrol” yang menonjol. Sehingga, memberi kesan mewah dan modern. Kelengkapan fitur cukup impresif, mulai dari ambient light hingga sistem infotainment mutakhir. Sementara dari sisi keselamatan dan kenyamanan, Jetour menyediakan fitur- fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), seperti blind spot detection, kamera 360° / 540°, adaptive cruise control, ABS/EBD, EPB, sensor parkir, rain-sensing wiper, serta sistem TPMS. Pada BJ40 Plus, layar infotainment tersedia dan cukup layak untuk kebutuhan dasar hiburan dan navigasi, meskipun tidak se-futuristis T2. Fitur keselamatan dan kenyamanan terbilang standar untuk kelas SUV modern. Performa Jetour T2 setir kanan pertama diperkenalkan di GIIAS 2025T2 dibekali mesin 2.0 liter turbo, dengan tenaga sekitar 241,6 tk dan torsi 375 Nm. Akselerasinya terbilang agresif untuk kelas SUV boxy, 0–100 km/jam diklaim bisa ditempuh sekitar 8,7 detik. Sistem penggerak AWD serta pilihan mode berkendara untuk berbagai medan membuat T2 fleksibel, cocok untuk jalan perkotaan, tol, maupun petualangan ringan. Sementara BJ40 Plus, mengandalkan mesin 2.0 liter turbo, dengan tenaga sekitar 221 tk dan torsi 380 Nm. Meski tenaganya sedikit di bawah T2, torsi besar dan karakter drivetrain menjadikan BJ40 Plus lebih cocok untuk medan berat / off-road, dibanding lari cepat. Harga BAIC BJ40 Plus tampil di GJAW 2024Untuk BJ40 Plus, saat ini dipasarkan demgan banderol Rp 698 juta (OTR Jakarta). Sedangkan T2, harganya saat ini masih Rp 568 juta (OTR Jakarta), untuk 500 pembeli pertama. Harga normalnya adalah Rp 588 juta (OTR Jakarta). Kesimpulan Jetour T2 dan BAIC BJ40 Plus ibarat dua saudara dari dunia SUV boxy, sama-sama mengusung mesin 2.0 liter turbo dan tubuh kokoh, namun dibentuk untuk dua panggilan berbeda. Jetour T2 sebagai SUV yang bisa melaju di jalanan kota dan tetap siap diajak menjelajah dunia luar. Interiornya mewah, fitur keselamatannya modern, performanya agresif, cocok bagi mereka yang mencari SUV kontemporer dengan kenyamanan dan fleksibilitas tinggi. Pada lain sisi, BAIC BJ40 Plus tetap setia pada akar SUV sesungguhnya, kasar, tangguh, tanpa basa-basi. Mobil ini jadi pilihan bagi mereka yang merindukan sensasi berkendara ala jip klasik. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang