PT Jetour Sales Indonesia optimistis model plug-in hybrid terbarunya, Jetour T1 i-DM, mampu mendapatkan respons positif dari pasar otomotif nasional. Bahkan, pabrikan asal China tersebut membuka peluang penjualan model elektrifikasi itu melampaui target awal yang telah disiapkan perusahaan. Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan tidak membatasi ekspektasi penjualan T1 i-DM hanya pada angka tertentu. Impresi awal Jetour T1 i-DM Menurutnya, potensi pasar untuk model tersebut masih cukup besar, terutama seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi. “Target penjualan mungkin bisa lebih (dari 1.000 unit). Kalau penjualan tentu ya paling jawaban saya sebanyak-banyaknya,” ujar Michael di Tangerang (3/6/2025). Pernyataan tersebut muncul setelah Jetour mengumumkan program harga spesial untuk konsumen awal yang membeli T1, baik versi mesin konvensional maupun varian plug-in hybrid (PHEV) i-DM. Jetour T1 i-DM resmi meluncur di Indonesia Siapkan Kuota 1.000 Konsumen Pertama Pada tahap awal pemasaran, Jetour menyiapkan kuota khusus bagi 1.000 konsumen pertama yang membeli T1. Kuota tersebut dibagi rata antara model bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE) dan varian elektrifikasi i-DM. “Tapi sementara ini kita kasih kesempatan yang sama 500 konsumen pertama ICE (Internal Combustion Engine) dan 500 konsumen pertama i-DM (PHEV),” kata Michael. Strategi tersebut menunjukkan bahwa Jetour ingin memberikan peluang yang seimbang bagi konsumen yang masih memilih kendaraan konvensional maupun mereka yang mulai tertarik beralih ke teknologi plug-in hybrid. Selain menjadi tolok ukur minat pasar, kuota awal tersebut juga bisa menjadi gambaran awal penerimaan konsumen terhadap teknologi i-DM yang menjadi salah satu andalan Jetour di Indonesia. Jetour T1 i-DM resmi meluncur di Indonesia Harga Khusus untuk Pembeli Awal Untuk menarik minat pasar pada masa peluncuran, Jetour juga menawarkan harga spesial bagi konsumen yang masuk dalam kuota pembeli pertama. Program ini berlaku baik untuk T1 versi ICE maupun T1 i-DM. Seperti diketahui, Jetour T1 meluncur dengan harga mulai Rp 388 juta (special launch price), dari harga normal Rp 408 juta. Adapun untuk versi PHEV alias T1 i-DM dari Rp 538 juta (special launch price), dari harga normal Rp 558 juta. “(Dua model ini) mendapatkan harga spesial yang seperti tadi sudah disebutkan,” ucap Michael. Impresi awal Jetour T1 i-DM Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penetrasi produk baru Jetour di Indonesia, terutama pada segmen SUV yang saat ini semakin ramai diisi model elektrifikasi dari berbagai merek. Dengan menyiapkan kuota masing-masing 500 unit untuk versi ICE dan i-DM, Jetour setidaknya menargetkan penjualan awal sebanyak 1.000 unit. Kehadiran T1 i-DM juga menjadi bagian dari strategi Jetour untuk memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di Indonesia, sekaligus memanfaatkan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap teknologi hybrid dan plug-in hybrid. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang