BYD melalui sub-brand YangWang sempat mencuri perhatian setelah memperlihatkan kemampuan SUV U8 yang bisa mengapung di air layaknya perahu. Kini, kemampuan serupa juga ditunjukkan oleh Jetour melalui model G700. Bahkan, pabrikan mengklaim teknologi yang diusungnya lebih canggih dan fungsional. Sebagai informasi, di pasar global Jetour merupakan sub-merek dari Chery yang belakangan aktif menghadirkan kendaraan dengan teknologi inovatif. Tidak sekadar bisa mengapung, G700 versi amfibi yang dinamakan Ark Edition dibekali sistem penggerak yang telah dimodifikasi. Hal ini membuat kendaraan tersebut mampu beroperasi di air dengan mekanisme yang lebih menyerupai perahu. Dikutip dari Carscoops, Minggu (3/5/2026), saat berada di air, mesin 2.0 liter turbocharged plug-in hybrid empat silinder bersama dua motor listrik tidak lagi menyalurkan tenaga ke roda. Sebagai gantinya, tenaga dialihkan untuk menggerakkan baling-baling. Selain itu, G700 juga dilengkapi sistem stabilitas giroskopik guna menjaga posisi kendaraan tetap seimbang saat mengapung. Teknologi ini sempat didemonstrasikan dengan melintasi Danau Yanqi, yang berada di utara Beijing. Jetour G700 Meski demikian, Jetour menyebut fitur melintasi air pada G700 sejatinya dirancang untuk kondisi darurat, seperti saat menghadapi banjir. Namun, tidak menutup kemungkinan fitur ini dimanfaatkan pengguna untuk kebutuhan lain. Dari sisi performa, G700 memiliki dimensi yang sebanding dengan Toyota Land Cruiser 300 Series dan rencananya akan dipasarkan secara global. Untuk model standar, SUV ini mampu menghasilkan tenaga hingga 892 hp dan torsi 1.135 Nm. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 4,6 detik. Menariknya, G700 juga dibekali tiga differential lock yang mendukung kemampuannya saat melibas medan off-road. Sementara itu, untuk sumber energi listrik, mobil ini menggunakan baterai CATL berkapasitas 31,4 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh hingga 150 km dalam mode listrik murni. Pengisian dayanya juga tergolong cepat, di mana baterai dapat diisi dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 10 menit. Jetour G700 kehadiran Jetour G700 menunjukkan bagaimana pabrikan otomotif China menunjukkan perkembangan teknologi otomotif yang semakin maju, dan terus menghadirkan inovasi di luar kebiasaan. Meski fitur melintasi air diklaim untuk situasi darurat, teknologi ini tetap menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat citra futuristis kendaraan tersebut. Ke depan, bukan tidak mungkin konsep serupa akan semakin umum, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas yang adaptif di berbagai kondisi jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang