Di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga menembus level Rp 17.900 per dolar AS, banyak pelaku industri otomotif menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas harga kendaraan. Namun, PT Jetour Sales Indonesia justru mengambil langkah berbeda dengan tetap mempertahankan harga Jetour T2 tanpa kenaikan. Keputusan ini cukup menarik mengingat fluktuasi kurs biasanya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penyesuaian harga kendaraan, terutama untuk model yang masih mengandalkan komponen impor. Jetour T2 XWD Pilih Tahan Harga Sebelumnya, saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 berlangsung, konsumen masih bisa membawa pulang Jetour T2 dengan harga promo Rp 568 juta (OTR Jakarta). Setelah pameran berakhir, harga SUV tersebut seharusnya kembali ke harga normal Rp 588 juta. Menariknya, hingga Juni 2026, Jetour memilih untuk tidak melakukan penyesuaian harga meski tekanan ekonomi global dan pelemahan rupiah masih berlangsung. "Karena itu, meskipun saat ini industri otomotif menghadapi berbagai tantangan yang cukup menantang, termasuk kondisi ekonomi global yang dinamis, kami tetap berkomitmen menghadirkan value terbaik bagi konsumen di Indonesia," kata Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia di Tangerang (3/6/2026). JETOUR T2 resmi mengaspal di Bandung dengan menyerahkan kunci pada konsumen pertama di kota tersebut. Ia menegaskan bahwa perusahaan masih mempertahankan harga jual Jetour T2 di level yang sama sejak berakhirnya program promosi. "Karena itu pula, kami tetap mempertahankan harga Jetour T2 pada Rp 588 juta OTR Jakarta. Tidak ada kenaikan sampai saat ini," ujar Michael. Menurutnya, menjaga harga tetap kompetitif merupakan bagian dari komitmen Jetour dalam memberikan nilai lebih kepada konsumen. "Karena kami percaya kendaraan yang baik bukan hanya tentang produk yang ditawarkan, tetapi juga tentang bagaimana memberikan nilai yang tetap relevan bagi konsumen itu sendiri," ucapnya. Penyerahan unit Jetour T2 SUV 4WD dengan Fitur ADAS Lengkap Dengan harga Rp 588 juta, Jetour T2 masih menjadi salah satu SUV berpenggerak empat roda yang menawarkan spesifikasi cukup kompetitif di pasar Indonesia. Di balik kap mesinnya, Jetour T2 mengusung mesin bensin 2.000 cc turbocharged GDI yang sanggup menghasilkan tenaga 245 PS atau sekitar 243 Tk serta torsi puncak 375 Nm pada 1.750 rpm hingga 4.000 rpm. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis dual-clutch 7-percepatan (7DCT) yang dipadukan dengan sistem Realtime 4WD untuk menunjang kemampuan berkendara di berbagai kondisi jalan. Tak hanya unggul dari sisi performa, Jetour T2 juga menawarkan paket fitur yang lengkap. SUV ini telah dibekali teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mencakup Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Keeping Assist (LKA), Blind Spot Detection (BSD), hingga Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan saat bermanuver, Jetour turut menyematkan fitur 540° Surround Vision yang memungkinkan pengemudi memantau area sekitar kendaraan secara lebih menyeluruh. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang