Antusiasme masyarakat terhadap Jetour T1 terus meningkat sejak resmi diluncurkan di Indonesia pada Juni 2026. Menariknya, mayoritas pemesanan berasal dari varian Jetour T1 i-DM yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kondisi tersebut menunjukkan minat konsumen Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi semakin besar, terutama model yang tetap menawarkan fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh. Jetour T1 i-DM resmi meluncur di Indonesia Michael Budihardja, Sales Director PT JETOUR Sales Indonesia, mengatakan, pihaknya mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap Jetour T1 sejak resmi diperkenalkan di Indonesia. “Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian Jetour T1 i-DM, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV),” ujar Michael, dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026). “Di sisi lain, Jetour T1 ICE juga disukai berkat kepraktisan dan fleksibilitasnya untuk penggunaan sehari-hari,” kata dia. Impresi awal Jetour T1 i-DM Varian PHEV Jadi Primadona Respon positif terhadap T1 i-DM menjadi sinyal bahwa pasar otomotif Indonesia mulai memasuki fase baru dalam adopsi kendaraan elektrifikasi. Berbeda dengan mobil listrik murni, sistem PHEV memungkinkan pengguna berkendara menggunakan tenaga listrik untuk aktivitas harian, tetapi tetap memiliki mesin bensin sebagai cadangan saat menempuh perjalanan jauh. Jetour T1 i-DM dibekali mesin Acteco 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), serta baterai LFP 18,4 kWh yang mendukung fast charging. Impresi awal Jetour T1 i-DM Kombinasi tersebut memungkinkan mobil melaju hingga 100 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar WLTC. Sistem Intelligent Dual Mode juga mampu menyesuaikan cara kerja mesin dan motor listrik secara otomatis sesuai kondisi jalan, sehingga diklaim memberikan pengalaman berkendara yang efisien dan mulus. Ilustrasi Jetour T1 ICE Harga Khusus Masih Tersedia Saat ini, konsumen masih bisa memanfaatkan harga spesial untuk 1.000 pembeli pertama, yakni Rp 388 juta (OTR Jakarta) untuk Jetour T1 ICE dan Rp 538 juta (OTR Jakarta) untuk Jetour T1 i-DM. Setelah kuota tersebut habis, harga resmi akan naik menjadi Rp 408 juta untuk varian ICE dan Rp 558 juta untuk varian i-DM. “Seiring mendekatinya kuota 1.000 konsumen pertama, kami mengajak masyarakat yang ingin menikmati Penawaran Spesial untuk segera melakukan pemesanan sebelum harga retail resmi diberlakukan,” kata Michael. Ilustrasi Jetour T1 ICE Selain teknologi elektrifikasi, Jetour T1 juga menawarkan berbagai fitur kenyamanan seperti 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda, tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat idle, Dual Zone AC, Nap Mode, 24 Hour Parking AC, hingga ventilasi otomatis kabin. Khusus varian i-DM, tersedia front passenger leg rest dan kaca dengan kemampuan menahan hingga 99 persen sinar ultraviolet. Dari sisi tampilan, SUV ini mengusung desain modern dengan Motion Grille, lampu depan Four-Leaf Clover Shape Headlights, serta pilihan pelek 18 inci untuk varian ICE dan 19 inci berban Run Flat Tire pada varian i-DM. Ilustrasi Jetour T1 ICE Setiap pembelian juga dilengkapi garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 km untuk varian i-DM, serta gratis jasa dan suku cadang hingga tiga tahun atau 30.000 km. Khusus pembeli T1 i-DM, Jetour turut memberikan Discharge Gun yang mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW, sehingga mobil dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk berbagai aktivitas luar ruang.