PT Jetour Sales Indonesia terus memperkuat komitmennya di pasar otomotif nasional. Tidak hanya menghadirkan lini produk baru, pabrikan asal China tersebut juga memperluas jaringan purnajualnya di Indonesia. Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan konsumen, mulai dari proses pembelian hingga layanan setelah kendaraan dimiliki. Michael Budihardja, Sales & Network Director PT Jetour Sales Indonesia, mengatakan, Indonesia merupakan pasar strategis bagi Jetour. Untuk itu, Jetour terus memperkuat kehadiran tidak hanya melalui produk yang inovatif, tetapi juga dengan memperluas jaringan diler. “Selain itu, kami juga menghadirkan berbagai program penjualan menarik selama GIIAS 2026 untuk semakin memudahkan konsumen memiliki mobil Jetour, serta didukung layanan purna jual yang komprehensif,” ujar Michael, saat ditemui di booth Jetour, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, di ICE BSD, Kamis (31/7/2026). Ilustrasi Jetour T1 ICE Target 40 Diler Sebagai bagian dari penguatan ekosistem kepemilikan, Jetour terus memperluas jaringan showroom di berbagai wilayah Indonesia. Michael menambahkan, saat ini Jetour telah mengoperasikan 24 diler dan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 40 titik hingga akhir 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan penjualan maupun purnajual kepada konsumen di berbagai daerah. Perluasan jaringan juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan sekaligus mendukung pertumbuhan pasar kendaraan Jetour di Indonesia. Perkuat Layanan Purnajual Selain memperluas jaringan diler, Jetour juga memperkuat layanan purnajual melalui berbagai program yang ditujukan untuk memberikan rasa aman selama masa kepemilikan kendaraan. Ilustrasi diler Jetour Wildan Suyuthi, Aftersales Deputy Director PT Jetour Sales Indonesia, mengatakan, pihaknya percaya bahwa perjalanan konsumen tidak berhenti ketika kendaraan diserahkan. Justru, komitmen Jetour berlanjut melalui layanan purnajual yang komprehensif. “Kami ingin memastikan setiap konsumen mendapatkan rasa tenang dalam perjalanan mereka, mulai dari dukungan garansi dan perawatan berkala, ketersediaan suku cadang, hingga layanan konsumen yang siap membantu ketika dibutuhkan,” kata Wildan. Khusus untuk Jetour T2 i-DM, konsumen memperoleh garansi kendaraan selama enam tahun tanpa batasan kilometer, serta garansi baterai selama delapan tahun atau hingga 160.000 kilometer. Diler Jetour di Bekasi. Pabrikan juga memberikan gratis biaya perawatan berkala selama tiga tahun atau hingga 30.000 kilometer sesuai jadwal perawatan. Program tersebut diharapkan dapat membantu menekan biaya kepemilikan sekaligus menjaga performa kendaraan dalam jangka panjang. Untuk menunjang layanan tersebut, Jetour telah memiliki pusat distribusi suku cadang seluas lebih dari 2.000 meter persegi yang didukung lebih dari 31.000 item parts. Infrastruktur ini disiapkan untuk mempercepat ketersediaan komponen sehingga waktu tunggu konsumen dapat diminimalkan. Dukungan purnajual juga diperkuat melalui layanan Customer Care yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, tersedia layanan Roadside Assistance yang memberikan bantuan darurat melalui showroom terdekat apabila konsumen mengalami kendala selama perjalanan. Harga perkenalan Jetour T1 dan T1 i-DM selama GIIAS 2026 Gimik Jetour selama GIIAS 2026 Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Jetour juga menawarkan sejumlah program penjualan untuk menarik minat konsumen. Setiap pembelian Jetour T2 ICE, Jetour Dashing, maupun Jetour X70 Plus berkesempatan mengikuti program Lucky Dip dengan hadiah berupa e-wallet dengan total nilai lebih dari Rp 500 juta. Selain itu, seluruh konsumen yang membeli mobil Jetour selama periode GIIAS 2026 juga akan memperoleh Voucher Black Owl senilai Rp 5.000.000.