Perjalanan jarak jauh kerap menjadi ajang pembuktian efisiensi sebuah mobil hybrid. Begitu pula dengan BAIC BJ30 Hybrid yang diuji menempuh rute Jakarta–Bandung. Dalam pengetesan ini, mobil meraih hasil konsumsi BBM 7,9 L per 100 km atau setara 12,6 km per liter, berdasarkan hitungan MID di dasbor. Angka ini didapat setelah menempuh total jarak 204,7 km, dengan kondisi di lapangan yang jauh dari ideal. Unit yang diuji diisi empat penumpang dewasa lengkap dengan barang bawaan di bagasi. Perjalanan dimulai dari Alam Sutra, Tangerang, masuk ke Tol Janger. Hasil konsumsi BBM BAIC BJ30 Hybrid di rute Jakarta-Bandung Sepanjang Tol Dalam Kota, rombongan disambut kemacetan padat merayap. Selepas Semanggi, mobil baru bisa bergerak lebih leluasa menuju Tol Jakarta-Cikampek. Di sini BJ30 Hybrid mampu melaju stabil di kecepatan 60–100 Kpj. Rute berlanjut ke Tol MBZ dan Tol Cipularang yang siang itu tidak terlalu lengang. Beberapa titik padat, terutama akibat perbaikan jalan, membuat ritme berkendara kembali melambat. Kondisi serupa juga terjadi ketika memasuki Kota Bandung yang dipenuhi lalu lintas padat.Setibanya di Bandung, BJ30 Hybrid masih diajak berkeliling kota, termasuk menaklukkan tanjakan-tanjakan terjal menuju kawasan Lembang. Test drive BAIC BJ30 Hybrid Karakter hybrid membuat perpaduan tenaga tetap terasa halus dan efisien meski melibas rute menanjak. Torsinya terus mengisi, sekilas seperti karakter mesin diesel. Dari seluruh peserta konvoi, BJ30 Hybrid (tipe FWD) yang diuji redaksi Kompas.com menjadi salah satu yang terhemat. Sebagai perbandingan, catatan paling boros di rombongan berada di angka 9,4 L per 100 km atau sekitar 10,6 km per liter pada rute yang sama. Test drive BAIC BJ30 Hybrid Salah satu faktor kuncinya adalah kerja sama mesin dan dua motor listrik yang memastikan efisiensi optimal. Pada akselerasi awal, motor listrik lebih dominan sehingga beban mesin bensin jauh lebih ringan. Penggunaan Mode Comfort yang moderat sepanjang perjalanan juga memberi kontribusi positif pada efisiensi. Secara umum, BAIC BJ30 Hybrid tidak hanya menawarkan tenaga besar, tetapi juga efisiensi yang kompetitif untuk SUV ukuran besar, bahkan saat digunakan di kondisi jalan macet, menanjak, dan penuh beban. Test drive BAIC BJ30 Hybrid Sebagai informasi, BJ30 Hybrid mengusung mesin 1.500 cc turbo yang bertenaga gabungan hingga 399 Tk dan torsi 685 Nm, serta dikawinkan dengan transmisi DHT. Bila mengingat dimensinya dengan panjang 4.730 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.790 mm, serta ground clearance 215 mm, hasil konsumsi BBM ini bisa dibilang tidak terlalu hemat, tapi juga tidak boros. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang