PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) selaku agen pemegang merek BAIC di Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, Kamis (9/7/2026). Model ini menjadi kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC yang dipasarkan di Indonesia, setelah sebelumnya hanya menawarkan model bermesin konvensional (ICE) dan hybrid (HEV). "Setelah menghadirkan BJ40 dan BJ30 HEV tahun lalu, hari ini kami akan melangkah maju ke depan dengan memasuki era BEV melalui BAIC T1," kata CEO PT JIO Distribusi Indonesia, Johnnathan Salim di Alam Sutera, Tangerang, Kamis. Pengujian singkat Arcfox T1 di Guangzhou Conghua International Circuit (GCIC), Guangzhou, China, Senin (24/11/2025).  "Setelah melakukan riset dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat Indonesia, kami akhirnya jatuhkan pilihan kepada sebuah produk yang merupakan sub-brand dari BAIC itu sendiri yang memang fokus pada inovasi dan teknologi, yaitu Archfox," lanjut dia. Sementara itu, Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia Dhani Yahya mengatakan, peluncuran model tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat eksistensi di pasar kendaraan energi baru nasional. "Kami tidak sekadar menghadirkan kendaraan listrik baru, tetapi membangun fondasi jangka panjang bagi BAIC Indonesia untuk terus berkembang bersama perubahan kebutuhan konsumen dan perkembangan industri otomotif nasional," lanjutnya. Status CBU Sebagai tahap awal, BAIC T1 dipasarkan dengan status completely built up (CBU) atau impor utuh. Namun, perusahaan menargetkan proses perakitan lokal dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 60 persen pada 2027. Sepanjang semester pertama 2026, BAIC Indonesia mencatat penjualan wholesales sebanyak 382 unit atau meningkat 91 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. BAIC BJ30 menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 214 unit, disusul BJ40 Plus sebanyak 119 unit dan X55 II sebanyak 49 unit. Melalui BAIC T1, perusahaan menargetkan penjualan 1.000 unit hingga akhir 2026 sekaligus menguasai sekitar 16 persen pangsa pasar hatchback crossover listrik di Indonesia. book BAIC T1 Pre-booking Dibuka Sebelum tampil di GIIAS 2026, BAIC membuka masa pre-booking BAIC T1 mulai 9 Juli 2026 dengan estimasi harga berada di rentang Rp 300 jutaan untuk 50 konsumen pertama. Selama periode tersebut, konsumen yang melakukan pemesanan awal akan mendapatkan sejumlah keuntungan, seperti bunga kredit spesial, booking fee yang dapat dikembalikan, portable charger, dashcam gratis, hingga kesempatan mengikuti undian berhadiah mobil. BAIC T1 sendiri dikembangkan dari sub-brand premium BAIC Group, Arcfox. Untuk pasar Indonesia, model tersebut dipasarkan menggunakan nama BAIC T1. Mobil ini hadir di segmen hatchback crossover dengan dimensi panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm. BAIC mengklaim jarak sumbu roda tersebut menjadi salah satu yang terpanjang di kelasnya. Bagian interior, mobil menawarkan panoramic glass roof berukuran 2,34 meter persegi, layar infotainment berukuran besar, panel instrumen digital, konektivitas smartphone, pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), serta berbagai fitur bantuan berkendara.