PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) resmi menghadirkan BAIC T1 sebagai kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama BAIC di Indonesia. Model yang dikembangkan dari sub-brand BAIC Group, Arcfox, ini bermain di segmen hatchback crossover dan diposisikan sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan. Saya berkesempatan melihat langsung BAIC T1 sebelum menjajalnya di jalan. BAIC T1 Melihat mobil ini dari dekat sudah cukup memberikan gambaran mengenai arah yang diambil BAIC dalam mengembangkan kendaraan listrik pertamanya di Indonesia. Minimalis dan Proporsional Sekilas, BAIC T1 tampil sederhana. Namun ketika berada di dekatnya, proporsi bodinya terasa cukup berisi berkat dimensi yang mencapai panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.770 mm. Filosofi desain Arc-Flow yang diusung juga membuat tampilannya terlihat bersih. BAIC T1 Bagian depan tidak dipenuhi banyak ornamen. Lampu depan dibuat menyatu dengan garis horizontal yang menghubungkan kedua sisi, sementara logo BAIC berukuran kecil ditempatkan di tengah sehingga memberi kesan modern khas kendaraan listrik. Dari samping, pelek alloy 18 inci membuat postur mobil terlihat lebih proporsional. Sementara ground clearance 181 mm memberi kesan sebagai crossover yang siap menghadapi beragam kondisi jalan perkotaan. Meski dimensinya tidak terlalu besar, wheelbase yang mencapai 2.770 mm menjadi salah satu daya tarik utama. Angka itu bahkan tergolong panjang untuk kelasnya dan jadi modal penting untuk menghadirkan ruang kabin yang lebih lega. BAIC T1 Kabin terasa lapang Masuk ke kabin, dashboard-nya mengusung desain horizontal dengan minim tombol fisik sehingga tampil modern. Di balik kemudi terdapat panel instrumen digital LCD berukuran 8,8 inci, sedangkan hampir seluruh pengaturan kendaraan dipusatkan melalui layar sentuh mengambang berukuran 15,6 inci. Posisi duduk pengemudi juga terasa cukup tinggi sehingga memberikan pandangan ke depan yang luas. Sementara ruang kaki di bangku belakang menjadi salah satu nilai jual utama BAIC T1. BAIC T1 Dengan wheelbase hampir 2,8 meter, ruang untuk penumpang belakang terasa lega sehingga tidak memberikan kesan sempit seperti beberapa crossover listrik kompak lainnya. Kesan lapang semakin diperkuat oleh panoramic glass roof seluas 2,34 meter persegi yang membentang hampir sepanjang atap. Selain membuat pencahayaan alami masuk lebih banyak ke dalam kabin, fitur ini juga meningkatkan kesan premium pada interior. Soal kepraktisan, BAIC juga menyediakan hingga 32 ruang penyimpanan di berbagai sudut kabin. Mulai dari konsol tengah, door trim, hingga kompartemen kecil untuk menyimpan barang-barang harian seperti dompet, botol minum, kabel pengisi daya, maupun tisu. BAIC T1 Baterai Karena belum sempat mengemudikan mobil ini, impresi mengenai performa tentu belum bisa disimpulkan. Namun secara spesifikasi, BAIC T1 menggunakan motor listrik berkekuatan 70 kW atau setara 94 Tk. Motor tersebut dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh produksi CALB. Dengannya, BAIC mengeklaim T1 mampu menempuh jarak hingga 425 kilometer dalam sekali pengisian daya. Mobil ini juga telah mendukung pengisian cepat DC fast charging sehingga waktu pengisian baterai menjadi lebih singkat. Untuk menunjang penggunaan harian, BAIC melengkapi T1 dengan berbagai teknologi modern seperti konektivitas smartphone, pembaruan perangkat lunak melalui over-the-air (OTA), hingga paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2. Selain itu tersedia pula fitur Auto Parking Assist yang dapat membantu melakukan parkir secara otomatis. Fitur lain yang cukup menarik adalah Vehicle-to-Load (V2L) dengan output hingga 3.500 watt sehingga mobil dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk berbagai perangkat elektronik. BAIC juga membekali T1 dengan Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging yang memungkinkan mobil berbagi daya dengan kendaraan listrik lain. Impresi Awal Meski belum sempat mengujinya di jalan, BAIC T1 meninggalkan kesan awal sebagai crossover listrik yang lebih mengutamakan fungsi dibanding sekadar mengejar tampilan futuristis. Ruang kabin yang terasa lega, layar infotainment berukuran besar, panoramic roof, hingga beragam fitur pendukung mobilitas harian menjadi daya tarik utama mobil ini. Tinggal bagaimana performa, efisiensi energi, kualitas suspensi, serta karakter berkendaranya saat diuji langsung di jalan. Hal tersebut baru bisa diketahui setelah BAIC T1 menjalani sesi test drive secara menyeluruh.