Pilihan mobil listrik di Indonesia semakin beragam. Salah satu yang menarik adalah kehadiran dua pendatang baru yaitu Chery Q dan BAIC T1. Chery Q resmi meluncur di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model ini tersedia dalam dua varian, yakni Q Pure dan Q Rizz. Sementara itu, BAIC T1 diperkenalkan sebelum GIIAS 2026. Meskipun kemudian harganya baru dibuka di GIIAS. Mobil ini menjadi mobil listrik berbasis baterai (BEV) pertama BAIC di Indonesia. BAIC T1 menawarkan jarak tempuh hingga 425 kilometer dalam sekali pengisian daya serta dibekali fitur Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging. Mobil yang dikembangkan dari sub-brand Arcfox ini hadir dalam satu varian. Keduanya sama-sama mengandalkan baterai dengan kapasitas sekitar 42 kWh. Namun, terdapat perbedaan pada dimensi, tenaga, jarak tempuh, fitur, hingga karakter desain. Harga dan Varian Chery Q memiliki dua pilihan varian. Q Pure dipasarkan Rp 249,9 juta, sedangkan Q Rizz dibanderol Rp 269,9 juta on the road (OTR) Jakarta. Test drive Chery Q di GIIAS 2026 BAIC T1 hadir dengan satu varian. Harganya Rp 373 juta OTR Jakarta untuk 1.000 pembeli pertama, namun harga normalnya Rp 393 juta. Dengan demikian, Chery Q memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen melalui dua varian, sementara BAIC T1 menawarkan satu paket spesifikasi. Adapun BAIC T1 dengan harga lebih tinggi diklaim sebagai kendaraan listrik yang menawarkan perpaduan antara dimensi kompak, kabin lega, serta teknologi modern. Dimensi dan Desain Dari sisi ukuran, BAIC T1 memiliki bodi yang lebih besar dibandingkan Chery Q. Chery Q memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.835 mm, dan wheelbase 2.700 mm. BAIC T1 Sementara BAIC T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, dan wheelbase 2.770 mm. Artinya, T1 lebih panjang 142 mm dan memiliki wheelbase 70 mm lebih panjang dibandingkan Chery Q. Perbedaan ukuran tersebut berpotensi memberikan keuntungan bagi BAIC T1 dalam hal ruang kabin.