Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai berdampak pada sektor purnajual roda dua. Tekanan biaya bahan baku dan komponen membuat harga oli dan spare part di bengkel resmi ikut mengalami penyesuaian. PT Wahana Makmur Sejati selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang mengungkapkan, penyesuaian harga sudah mulai dilakukan mulai bulan ini. “Pada bulan Mei memang terdapat penyesuaian harga untuk oli dan spare part. Namun, penyesuaiannya tidak terlalu signifikan,” ujar Henry Tulus, Head of Part Main Dealer PT Wahana Makmur Sejati, kepada Kompas.com (25/5/2026). Ilustrasi mengganti oli mesin motor Harga Oli dan Spare Part Naik Tekanan akibat kurs dollar AS memang mulai dirasakan industri otomotif nasional, termasuk sektor roda dua. Ketergantungan terhadap bahan baku dan komponen tertentu membuat harga spare part semakin sensitif terhadap pergerakan nilai tukar. “Untuk spare part, kenaikan harga berada pada kisaran 2 persen hingga 10 persen, tergantung pada jenis dan kategori part. Kami berupaya agar penyesuaian ini tetap mempertimbangkan kebutuhan konsumen,” ucap Henry. Meski ada penyesuaian harga, pihak AHASS memastikan tetap berupaya menjaga harga suku cadang agar tidak terlalu membebani konsumen. Ilustrasi kampas rem motor. Tarif Jasa Servis AHASS Diklaim Stabil Di tengah kenaikan harga oli dan spare part, kabar baiknya tarif jasa servis di jaringan bengkel resmi AHASS Jakarta dan Tangerang masih dipertahankan. Artinya, konsumen hanya menghadapi penyesuaian pada harga komponen dan pelumas, bukan biaya jasa pengerjaan servis. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Sebab, servis berkala tetap menjadi kebutuhan rutin bagi pengguna motor Honda agar performa kendaraan tetap optimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang