Marc Marquez berhasil memangkas jarak dengan Jorge Martin di klasemen sementara MotoGP 2026. Hal itu terjadi setelah pebalap Ducati Lenovo Team tersebut tampil dominan dengan menyapu bersih kemenangan pada sprint race dan balapan utama MotoGP Aragon. Hasil tersebut membuat Marquez kini hanya terpaut 19 poin dari Martin yang masih memimpin klasemen sementara. Sebelumnya, Marquez sempat mengalami akhir pekan yang sulit di MotoGP Inggris. Saat itu, pebalap bernomor 93 tersebut hanya mampu finis kesembilan pada sprint race dan posisi ketujuh pada balapan utama. Akibat hasil tersebut, jarak Marquez dengan Martin sempat melebar hingga 40 poin. Punya Kenangan Buruk Pebalap Repsol Honda Team Marc Marquez jatuh saat sesi pemanasan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). Kecelakaan ini untuk yang keempat kalinya dialami Marc Marquez di MotoGP Mandalika. Dengan kondisi bahu kanan yang masih menjadi perhatian, Marquez harus pintar mengatur strategi di setiap seri. Ia berusaha maksimal di sirkuit yang cocok dengan karakter balapnya, terutama trek yang memiliki arah berlawanan jarum jam. Sementara di sirkuit yang kurang menguntungkan, Marquez berusaha membatasi kehilangan poin.Saat ditanya mengenai seri mana yang paling menjadi perhatian dalam perburuan gelar juara dunia, Marquez langsung menyebut MotoGP Indonesia. “Balapan demi balapan. Dari sejarah, Indonesia adalah yang terburuk bagi saya, karena setiap tahun saya punya kenangan buruk dari sana,” ujar Marquez, mengutip Crash, Selasa (1/9/2026). Meski begitu, Marquez menilai sebagian besar sirkuit yang tersisa dalam kalender MotoGP 2026 masih cukup sesuai dengan karakter balapnya. “Selain itu, saya merasa baik-baik saja dengan sirkuit lainnya. Jadi, balapan demi balapan. Sekarang, saya akan memulihkan kondisi setelah balapan ini dan fokus ke Misano,” katanya. Catatan Buruk Pebalap MotoGP asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bereaksi di dalam garasi timnya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. Pernyataan Marquez bukan tanpa alasan. Sejak MotoGP Indonesia kembali digelar di Sirkuit Mandalika pada 2022, pebalap asal Spanyol itu memang belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Pada MotoGP Indonesia 2022, Marquez bahkan harus absen dari balapan utama setelah mengalami kecelakaan keras saat sesi pemanasan yang membuatnya mengalami gegar otak. Kemudian pada MotoGP Indonesia 2023, Marquez gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh.Sementara pada edisi 2024, masalah teknis membuatnya tidak bisa menyelesaikan balapan utama di Mandalika. Nasib kurang baik kembali menghampirinya pada MotoGP Indonesia musim lalu. Marquez harus mengakhiri balapan lebih awal setelah terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi. Kecelakaan tersebut membuat Marquez mengalami cedera patah tulang bahu yang cukup kompleks. Optimistis Kejar Juara Dunia Kemenangan ganda di Aragon menjadi kemenangan seri ketiga Marc Marquez pada MotoGP 2026. Sebelumnya, ia juga berhasil mencatatkan hasil serupa di Hungaria dan Jerman, serta memenangkan balapan utama MotoGP Ceko. Berbicara mengenai peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia, Marquez menyebut dirinya harus memaksimalkan setiap kesempatan di sirkuit yang cocok. “Seperti yang saya katakan, jika kami ingin memiliki peluang minimal untuk memperjuangkan gelar juara, di sirkuit yang bagus untuk kami, kami tidak boleh kehilangan poin,” ucap Marquez. “Itulah yang kami lakukan akhir pekan ini. Ini adalah sirkuit yang bagus, kami mendapatkan hasil terbaik, bahkan Martin sedikit kesulitan akhir pekan ini,” lanjutnya. Marquez juga menilai persaingan menuju akhir musim bakal semakin ketat. Ia memperkirakan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih akan menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar juara dunia. “Saya percaya Martin dan Marco akan sangat cepat di bagian akhir musim ini,” kata Marquez.