Marc Marquez memperlihatkan kondisi lengan kanannya yang masih bermasalah melalui foto-foto pribadi yang diunggah dari ajang MotoGP Aragon 2026 akhir pekan lalu. Pebalap tertua dari bersaudara Marquez itu membagikan sejumlah foto di akun Instagram-nya pada Kamis. Foto-foto tersebut merangkum momen beberapa minggu terakhir, termasuk saat merayakan keberhasilan bersama sang adik, Alex, dan pasangannya, Gemma Pinto. Momen latihan menggunakan motor dan di pusat kebugaran juga turut dibagikan. Namun, foto ketiga justru menarik perhatian karena memperlihatkan kondisi lengan kanan Marquez secara jelas. Area bahunya tampak cekung. Perbedaan tersebut terlihat mencolok jika dibandingkan dengan lengan kirinya yang sehat. Kondisi Lengan Marquez Kondisi tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi orang-orang terdekat Marquez. Mereka telah terbuka mengenai rumitnya situasi yang dihadapi pebalap Ducati itu. Meski demikian, Marquez masih mampu bersaing memperebutkan gelar juara MotoGP dan kembali menempati posisi kedua dalam klasemen umum. Pada Minggu, setelah balapan Moto3, anak didik Marquez, Maximo Quiles, mendapat pertanyaan mengenai kemenangannya yang disebut mirip dengan Marquez, yakni dengan "satu setengah lengan". Quiles baru saja mengalami patah tulang selangka. Pebalap berusia 18 tahun asal Murcia yang baru saja memenangkan balapannya itu menjawab: "Tidak bisa dibandingkan. Marc tidak balapan dengan satu setengah lengan, dia balapan hanya dengan satu lengan, karena lengan satunya lagi hancur total," ujar Quiles, dikutip dari Motorsport.com, Jumat (4/9/2026). Marquez Kembali Dominan di Aragon Marquez meraih kemenangan kedelapannya di kelas utama di MotorLand Aragon pada Minggu. Hasil tersebut sekaligus mengukuhkan sirkuit Spanyol itu sebagai salah satu arena kekuatannya. Sejak bergabung dengan Ducati pada 2024, Marquez tak terkalahkan di Aragon, baik dalam balapan sprint maupun balapan utama. Pebalap asal Spanyol itu memang gagal meraih pole position. Posisi tersebut direbut Marco Bezzecchi dengan catatan waktu rekor yang fantastis. Namun, Marquez tampil gemilang dalam balapan sprint. Ia menyalip pebalap Italia itu di tikungan pertama. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) merayakan kemenangan Sprint Race MotoGP Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz, timur laut Spanyol, pada 29 Agustus 2026. (Foto oleh JOSE JORDAN / AFP) Penampilan impresif kembali ditunjukkannya dalam balapan utama. Marquez menyalip Bezzecchi melalui manuver berdampingan yang spektakuler di lintasan lurus belakang dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam. Kendati demikian, kemenangan kali ini tidak semudah yang diraih Marquez di Aragon pada tahun-tahun sebelumnya. Pedro Acosta terus membuntuti tepat di belakangnya sepanjang sebagian besar balapan. Marquez sempat menghemat tenaga untuk kemudian menjauh pada lap-lap terakhir. Ia akhirnya melintasi garis finis dengan keunggulan 1,7 detik atas pebalap KTM tersebut. Cedera Masih Membayangi Bukan rahasia lagi bahwa Marquez masih bergulat dengan dampak cedera lengan kanannya. Cedera tersebut dialaminya pada Grand Prix Indonesia 2025, tepat setelah mengamankan gelar juara ketujuhnya di kelas utama, akibat insiden yang disebabkan oleh Bezzecchi. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) beraksi dalam sesi Kualifikasi di Sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hongaria, pada 6 Juni 2026, dalam rangkaian MotoGP Hongaria 2026. (Foto oleh FERENC ISZA / AFP)