Marc Marquez memberikan masukan kepada pebalap Formula 1 Red Bull, Isack Hadjar, yang absen dari Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort akibat cedera pergelangan tangan. Hadjar mengalami cedera tersebut saat menjalani latihan tinju sebagai bagian dari program kebugaran menjelang balapan. “Hadjar menghubungi saya,” kata Marquez dikutip dari Crash, Jumat (28/8/2026). “Saya tentu bukan dokter, tetapi dia meminta saran karena terkadang bagi seorang pebalap, atau pengemudi dalam kasus ini, situasinya sangat sulit," katanya. Marquez mengatakan, meski sempat ingin tetap tampil, pebalap mobil usia 21 tahun itu akhirnya memilih tidak mengikuti balapan. Isack Hadjar "Terkadang Anda merasa mungkin masih bisa. Namun, sulit untuk menerima keputusan seperti, ‘Oke, saya akan melewatkan balapan ini dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk balapan berikutnya’,” kata Marquez. Jangan Korbankan Karier Marquez kemudian menyampaikan pelajaran yang ia dapat dari cedera parah yang dialaminya. “Itulah yang saya katakan kepadanya. Saya belajar dari pengalaman masa lalu bahwa melewatkan satu balapan tidak akan mengubah hidup Anda,” ujarnya. “Namun, absen atau memperparah cedera karena terlalu cepat kembali balapan bisa mengubah hidup Anda,” kata Marquez. Bagi Hadjar, keputusan absen dari GP Belanda merupakan hal yang cukup penting. Ia belum pernah sebelumnya melewatkan balapan Formula 1 dalam kariernya. Namun, kali ini ia memilih memprioritaskan pemulihan dibandingkan memaksakan diri tampil. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) bersaing dengan Alex Marquez (Gresini Racing) dalam balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera, pada 26 April 2025. (Foto oleh JORGE GUERRERO / AFP) “Hidup saya banyak berubah sejak cedera di Jerez. Jadi, saya hanya mencoba memberikan nasihat tersebut kepada Isack. Saya pikir dia mengambil keputusan yang tepat karena kariernya masih panjang,” ujar Marquez. Pengalaman Pribadi Marquez memiliki pengalaman panjang menghadapi cedera serius. Salah satu yang paling berdampak terjadi pada MotoGP Spanyol 2020 di Jerez. Saat itu, Marquez mengalami patah tulang lengan kanan setelah mengalami kecelakaan. Ia sempat berusaha kembali balapan hanya beberapa hari setelah menjalani operasi. Keputusan tersebut justru memperburuk kondisinya. Marquez akhirnya harus menjalani operasi lanjutan dan absen sepanjang musim 2020. Proses pemulihannya bahkan berlanjut hingga beberapa tahun berikutnya. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi Marquez. Karena itu, ia meminta Hadjar tidak mengambil risiko hanya demi tampil dalam satu balapan.