Kondisi cuaca di Jakarta dan sekitarnya akhir-akhir ini sering mengalami hujan sampai dan banyak genangan air di jalan. Sebagai pengendara motor, memang sebaiknya lebih berhati-hati ketika kondisi sedang hujan. Banyak kecelakaan terjadi karena pengendara yang kurang siap dan tidak mengubah cara berkendaranya. Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana menjelaskan, pengendara motor sering menyepelekan beberapa hal saat berkendara ketika hujan turun. Foto: Pengendara motor di Situbondo Jawa Timur tertimpa pohonntumbang dampak cuaca ekstrem pada Rabu (21/1/2026). "Hal yang sering disepelekan pengendara itu biasanya soal kecepatan dan kondisi ban. Masih banyak yang tetap melaju kencang, padahal daya cengkeram ban turun drastis saat jalanan basah," kata Agus kepada Kompas.com, Sabtu (24/1/2026). Agus menjelaskan, kondisi jalanan basah menyebabkan risiko selip jauh lebih besar. Ketika motor manuver agresif atau mengerem mendadak bisa menyebabkan ban hilang cengkeraman dan pengendara terjatuh. "Selain itu, pengendara sering menganggap sepele genangan air tanpa tahu kedalamannya. Padahal air atau genangan tadi bisa saja menutup lubang jalan atau selokan," kata Agus. Lalu soal visibilitas, pengendara banyak yang kurang perhatikan visor helm. Ketika visor sudah buram lalu dipakai saat hujan, penglihatannya pasti akan berkurang, berbahaya. "Terakhir soal jas hujan. Sering disepelekan, apalagi kalau pakai model yang bisa mengganggu kontrol setang," kata Agus. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang