Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat kondisi jalan di wilayah Jabodetabek mengalami penurunan kualitas. Aspal yang tergerus air hingga drainase yang tidak optimal memicu munculnya banyak lubang di sejumlah ruas jalan. Lubang-lubang tersebut kerap luput dari perhatian pengendara, terutama saat hujan masih turun atau genangan air menutupi permukaan jalan. Jalanan rusak yang diberi water barrier untuk pengingat para pengendara di Stasiun Depok Baru, Rabu (27/8/2025). Akibatnya, tak sedikit pengendara motor yang terkejut dan kehilangan kendali saat melintas, hingga berujung terjatuh. Situasi ini tentu meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengguna sepeda motor. Selain kondisi jalan yang tidak ideal, faktor kesiapan dan cara berkendara juga sangat menentukan keselamatan di lapangan. Jalanan berlubang di Flyover Pesing, Daan Mogot, Jakarta Barat yang diduga menyebabkan insiden pecah ban dan kebocoran sejumlah kendaraan, Jumat (9/1/2026) Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, mengatakan bahwa kondisi jalan setelah hujan memang rawan karena banyak lubang yang baru muncul. Oleh karena itu, pengendara dituntut lebih waspada dan mampu menyesuaikan gaya berkendara dengan situasi jalan. "Kecepatan ideal sebenarnya bukan angka pasti, tapi usahakan lebih rendah dari kondisi normal, sekitar 30–40 km/jam di jalan kota," ujar Agus, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. "Supaya mata dan refleks punya waktu cukup untuk mengenali lubang dan mengambil keputusan aman. Semakin buruk kondisi jalan, semakin turunkan kecepatan dan jaga jarak pandang ke depan," kata Agus. Selain menurunkan kecepatan, pengendara juga disarankan untuk menjaga fokus dan tidak melakukan manuver mendadak. Hindari mengerem keras atau membanting setang saat menemukan lubang, karena hal tersebut justru bisa membuat motor kehilangan keseimbangan. Dengan menjaga kecepatan, jarak pandang, serta kesiapan membaca kondisi jalan, risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat diminimalkan. Sikap berkendara yang lebih defensif menjadi kunci utama untuk tetap aman di tengah kondisi jalan yang belum sepenuhnya pulih. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang