Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari pada Senin (12/1/2026) disertai genangan di sejumlah ruas jalan membuat arus lalu lintas tersendat di berbagai wilayah. Kondisi ini bukan hanya memicu kemacetan, tetapi juga berdampak langsung pada operasional layanan bus Transjakarta, terutama pada koridor-koridor yang melintasi kawasan rawan genangan dan kepadatan. Sejumlah wilayah yang terpantau terdampak hujan dan banjir berada di koridor padat seperti Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan sebagian Jakarta Barat, termasuk kawasan Sunter, Plumpang, Cilincing, Cawang, Kampung Melayu, Grogol, hingga Slipi. Layanan Transjakarta di Bundaran HI kembali dibuka Genangan di beberapa titik membuat kendaraan melambat, bahkan harus menghindari ruas jalan tertentu, sehingga waktu tempuh bus Transjakarta ikut molor. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, mengatakan keterlambatan layanan terjadi di beberapa koridor utama yang menjadi tulang punggung mobilitas warga, di antaranya Koridor 5, 7, 9, dan 10. “Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta berhati-hati di perjalanan,” ujar Tjahyadi, dalam keterangan tertulis (12/1/2026). Konstruksi JPO Sarinah yang pembangunannya sudah dimulai dipantau dari Halte Transjakarta MH Thamrin, pada Minggu (11/1/2025). Seperti diketahui, Koridor 5 yang menghubungkan Kampung Melayu–Ancol terdampak genangan di kawasan Sunter dan Ancol, sementara Koridor 7 Kampung Rambutan–Kampung Melayu terdampak kepadatan di area Cawang dan Jatinegara. Pinang Ranti ikut terhambat akibat banjir dan kemacetan di Pluit, Grogol, hingga Semanggi, sedangkan Koridor 10 Tanjung Priok–PGC Cililitan terdampak genangan di Jakarta Utara dan koridor Cawang. Tak hanya koridor utama, sejumlah rute pengumpan dan lintas kawasan juga ikut terdampak. Transjakarta mencatat keterlambatan pada rute 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41, dan D11. Terminal Senen, lokasi pemberhentian bus Transjakarta dekat Stasiun Pasar Senen, Senin (1/12/2025). Selain itu, beberapa rute mikrotrans yang melintasi permukiman dan jalan arteri ikut terdampak akibat jalan tergenang atau padat. Kondisi ini membuat waktu tunggu bus di halte menjadi lebih lama dari biasanya, terutama di kawasan yang sejak pagi sudah dilanda genangan dan antrean kendaraan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang