Saat musim hujan, tikus cenderung menjadi lebih aktif dan berbahaya bagi manusia karena mereka mencari tempat kering dan sumber makanan di dalam rumah. Hal ini meningkatkan risiko kerusakan properti, seperti kendaraan karena mereka bisa saja membuat sarang di dalam motor yang memiliki suhu hangat. Sebagai hewan pengerat, tikus kerap menggerogoti kabel kelistrikan kendaraan, sehingga berbagai masalah muncul. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda Yogyakarta mengatakan sebagian besar komponen mobil sudah dikendalikan oleh komputer, sehingga banyak dijumpai kabel kelistrikan. “Hampir semua sistem kendaraan mengandalkan kelistrikan, seperti mesin, transmisi, air conditioner (AC), anti-lock brake system (ABS) dan kelistrikan bodi seperti lampu kabin, audio, door lock dan power window,” ucap Hardi kepada KOMPAS.com, Kamis (22/1/2026). Melihat hampir semua sistem kendaraan melibatkan kelistrikan, maka potensi bahaya tikus bisa terjadi pada banyak sektor dan berpeluang memunculkan banyak jenis kerusakan. Ilustrasi kabel motor diacak-acak tikus “Setiap kabel yang terputus atau korsleting karena diacak-acak tikus akan membuat masalah, dampaknya bisa sampai ke performa, maka dari itu perlu dicegah, khususnya saat musim hujan,” ucap Hardi. Pencegahan tikus masuk ke dalam kendaraan bisa dengan cara menjaga kebersihan garasi, memberikan penerangan cukup dan segera membersihkan bekas sarang tikus sampai tuntas. “Biasanya tikus akan datang kembali bila bekas baunya tidak hilang, maka dari itu pembersihan harus menyeluruh, khususnya di area yang pernah diserang oleh tikus,” ucap Hardi. Kabel silikon Gio, pemilik bengkel sepeda motor Giovani Motor Cawas, Klaten mengatakan agar tikus tidak mengacak-acak rangkaian kelistrikan pada motor, konsumen bisa melakukan beberapa upaya. “Pertama pastikan garasi memiliki penerangan cukup, dengan demikian aktivitas tikus tidak akan leluasa apalagi bersarang di sela-sela bodi motor,” ucap Gio kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Tikus cenderung lebih suka tempat gelap, sementara bila ada cahaya tikus akan cenderung lari atau takut terlihat oleh manusia. Selain cahaya, Gio juga mengatakan penting menjaga kebersihan garasi dan motor agar tikus tidak menjadikannya sebagai sarang. “Dengan area garasi dan motor yang bersih dan wangi, maka tikus cenderung tidak akan suka, selain itu tikus biasanya kembali ke area yang pernah dihuninya berdasarkan aroma bekas tubuh,” ucap Gio. Rasyid, Service Advisor Ahass Sappitu Cawas Klaten mengatakan, untuk mencegah tikus merusak kabel kelistrikan motor, sebaiknya konsumen melakukan beberapa treatment khusus. Ilustrasi kapur barus “Seperti memasang wewangian, kapur barus, dan menyemprot komponen kabel atau area tertentu dengan obat tikus atau serangga, tujuannya agar komponen tersebut dijauhi dan terhindar dari kerusakan,” ucap Rasyid kepada KOMPAS.com, Kamis (22/1/2025). Jadi, konsumen perlu lebih waspada dengan bahaya tikus terhadap kelistrikan kendaraan di musim hujan. Cegah tikus datang dengan mengikuti tips para ahli di atas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang