Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran pada pertengahan Maret 2026 diimbau untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, periode tersebut masih bertepatan dengan musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memengaruhi perjalanan di jalur mudik, baik di jalan tol maupun jalur arteri seperti Pantai Utara Jawa (Pantura). Berkendara di musim hujan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, mengatakan pemudik perlu mewaspadai kemungkinan gangguan perjalanan akibat hujan yang masih berlangsung. “Yang perlu dipahami saat ini, mudah-mudahan kekhawatiran kita tidak terjadi, tetapi musim hujan masih berlangsung. Kalau musim hujan terus berlanjut sampai minggu ketujuh, itu bisa cukup mengganggu perjalanan,” kata Jusri kepada Kompas.com, Minggu (8/3/2026). Menurut dia, dampak cuaca buruk sudah terlihat di sejumlah jalur utama. Beberapa hari sebelumnya, hujan deras menyebabkan gangguan di jalur Pantura. "Kita lihat dua hari lalu di jalur Pantura, terutama di Batang dan sekitarnya, banyak pohon tumbang dan terjadi banjir. Kondisi seperti itu tentu cukup berbahaya bagi pengendara," ujarnya. Seorang petugas Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang mengatur arus kendaraan di kawasan lembah anai, Sumatera Barat, Sabtu (7/3/2026). Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan menjelang arus mudik Lebaran dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Jusri menambahkan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan jarak jauh. "Karena itu yang perlu diantisipasi sekarang, jika musim hujan masih berlanjut sampai minggu ketujuh, para pemudik harus lebih memperhatikan kondisi perjalanan," kata dia. Ia juga mengingatkan agar pengendara selalu memperhatikan informasi cuaca sebelum memulai perjalanan, terutama bagi pengguna sepeda motor yang lebih rentan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Ilustrasi hujan. "Baik yang menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua, terutama roda dua, sebaiknya selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG,” ujar Jusri. Selain memantau kondisi cuaca, pemudik juga disarankan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, seperti memeriksa rem, ban, lampu, serta wiper pada mobil. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara di tengah hujan, terutama ketika visibilitas menurun dan kondisi jalan menjadi lebih licin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang