Akibat banjir dan longsor besar yang melanda berbagai daerah, sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak bisa dilalui. Kerusakan infrastruktur yang parah membuat banyak jalur transportasi terputus, sehingga distribusi bantuan hanya bisa dilakukan melalui alat berat atau jalur udara di beberapa lokasi. Kondisi ini menambah tantangan penanganan darurat, distribusi logistik, hingga proses evakuasi korban. Dilansir dari , Sabtu (29/11/2025), terdapat beberapa titik utama yang terdampak paling parah. Foto udara kawasan terdampak banjir bandang di Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). BPBD Padang mencatat, sebanyak lima orang tewas akibat banjir bandang di Sungai Lubuk Minturun itu, sementara sejumlah rumah dilaporkan hanyut dan sejumlah kendaraan rusak terseret banjir Adapun daftar jalan yang terputus di Sumatera Utara: Jalur nasional Sidempuan–Sibolga: Terputus di 1 titik akibat longsor Jalur Sipirok–Medan: Terputus di 2 titik Ruas Singkuang–Tabuyung (Mandailing Natal): Terputus oleh banjir dan longsor Ruas Bulu Soma–Sopotinjak (Mandailing Natal): Tidak bisa dilalui Akses terbatas ini menyebabkan bantuan harus dikirim menggunakan moda udara dan peralatan berat ke berbagai titik terdampak. Untuk wilayah Aceh, kerusakan infrastruktur membuat sejumlah daerah benar-benar terputus dari jalur darat, dengan sejumlah jalan dan jembatan utama ikut terputus. Adapun sejumlah ruas jalan di Aceh yang terputus antara lain: Jalur nasional perbatasan Sumut–Aceh: Terputus akibat longsor Jembatan utama di Meureudu: Rusak, memutus konektivitas Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur–Langsa–Aceh Tamiang Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah: Tak bisa diakses lewat jalan darat karena kerusakan total pada jalan nasional dan jembatan Akses udara menjadi satu-satunya jalur yang masih stabil melalui Bandara Perintis Gayo Lues dan Bandara Rembele Bener Meriah. Korban meninggal akibat banjir Aceh tercatat 35 orang, dan data diperkirakan masih terus berkembang. Untuk wilayah Sumatera Barat, jalur Bukittinggi–Padang lumpuh akibat longsor serta kerusakan sejumlah jembatan yang memutus akses antarwilayah. Daftar ruas terdampak: Jalur nasional Bukittinggi–Padang: Satu titik longsor di Padang Panjang membuat arus lalu lintas lumpuh Jalur provinsi di Agam: Terputus di beberapa titik Padang Pariaman: Sedikitnya 5 jembatan rusak berat Ampek Koto (Agam): Sekitar 200 kendaraan terjebak Jumlah pengungsi mencapai 3.900 KK, dengan daerah terdampak terparah meliputi Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kota Padang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang