Dikembangkan dengan konsep e: Dash Booster, Honda Super-One resmi hadir di Tanah Air. Mobil listrik berdimensi mungil yang terinspirasi dari Honda City Turbo II ini, menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan kebanyakan mobil listrik yang beredar di Indonesia. Apa yang membuat mobil ini menarik? Pertama tentu dari tampilan eksteriornya. Honda Super-One mengusung desain ringkas dengan konsep kotak bergaya retro-modern yang membuat tampilannya cukup eye-catching. Visual tersebut diperkuat dengan proporsi low and wide stance, blister fender, serta penggunaan ban Yokohama Advan Fleva. Selain itu, terdapat pula air duct yang disematkan pada bodi dengan mengusung konsep functional beauty. PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Namun perlu digarisbawahi, komponen tersebut bukan sekadar hiasan. Blister fender dan air duct juga dirancang untuk meningkatkan pengendalian sekaligus aerodinamika mobil listrik mungil ini. Performa, Daya Tarik bBerikutnya Berkat teknologi Boost Mode, tenaga Honda Super-One meningkat dari 47 kW menjadi 70 kW. Saat mode ini diaktifkan, karakter akselerasi berubah menjadi lebih responsif, diikuti tampilan panel instrumen dan suara kendaraan yang ikut menyesuaikan. Untuk mempertegas DNA fun to drive, Honda juga menyematkan fitur Simulated 7-Speed Shift serta lima pilihan mode berkendara, yaitu City, Econ, Normal, Sport, dan Boost. Penasaran dengan detail Honda Super-One EV? Simak ulasan perdananya di video KompasOtomotif.