Mengemudikan mobil matik di jalan menurun sering kali membuat pengendara ragu, apakah perlu memindahkan tuas ke posisi 3 atau 2 agar laju mobil lebih terkendali? Langkah tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar mesin tidak meraung berlebihan dan transmisi tidak cepat panas. Menurut Freddy, Direktur Domo Transmisi, penggunaan gigi pada mobil matik saat melewati turunan sebaiknya disesuaikan dengan tingkat kecepatan dan kemiringan jalan. “Kalau di jalan turunan, tergantung dengan tingkat kecepatan dan kebutuhan. Belum tentu harus pindah ke 3, belum tentu juga harus turun ke 2,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (5/11/2025). Ilustrasi tuas transmisi matik Freddy menjelaskan, secara teknis, mengunci transmisi matik di gigi 3 tidak akan langsung menyebabkan panas berlebih, sebab sistem tetap bekerja normal meskipun dibatasi pada rasio gigi tertentu. Namun, jika perpindahan dilakukan di kecepatan tinggi, RPM mesin akan melonjak, sehingga mesin terdengar meraung dan bisa membebani komponen lain. “Kalau misalnya mobil sedang di kecepatan 100 km per jam (kpj), jangan langsung pindah ke 3. Turunkan dulu kecepatannya dengan rem hingga sekitar 60 kpj baru pindah. Kalau langsung, RPM bisa tinggi banget,” kata Freddy. Ia menambahkan, pada mobil matik 4-speed, posisi D biasanya setara dengan gigi 4 yang aktif di sekitar 70 kpj. Karena itu, ketika kecepatan sudah di bawah 60 kpj, barulah aman untuk menurunkan ke posisi 3. “Kuncinya, sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi turunan,” katanya. Ilustrasi mobil di jalan menurun. Lebih lanjut, Freddy menegaskan bahwa penyebab utama overheat pada transmisi matik bukan karena sering dipakai di jalan turunan, melainkan karena kualitas oli transmisi yang sudah menurun. Oli yang sudah lama tidak diganti bisa dipenuhi residu dan kehilangan kemampuan melumasi, sehingga suhu transmisi meningkat. “Transmisi bisa overheat biasanya karena oli matik yang sudah lama tidak diganti. Ada banyak residu, penurunan kualitas oli, itu yang bikin panas di dalam transmisi,” katanya. Sebagai langkah pencegahan, Freddy menyarankan agar pengemudi rutin mengganti oli transmisi matik sesuai interval pabrikan, serta mempertimbangkan pemasangan pendingin tambahan (external cooler), terutama untuk mobil yang sering melintasi medan curam. Tuas transmisi Daihatsu New Sirion “Lebih baik kalau ditambah cooler eksternal, karena itu membantu menjaga suhu transmisi tetap stabil,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.