Membersihkan karpet mobil tidak bisa dilakukan sembarangan. Selain teknik yang tepat, pemilihan alat juga sangat menentukan hasil akhir. Jika salah metode, maka bukan hanya kotoran yang tidak terangkat, tetapi karpet juga bisa rusak, terutama untuk bahan tertentu seperti beledu. Nuryadi, atau yang akrab disapa Adi, pemilik bengkel detailing mobil DJ Auto Care di Depok, menjelaskan bahwa penggunaan alat seperti jet cleaner cukup efektif untuk mengangkat kotoran membandel. Karpet mobil Trapo Indonesia hadir di IIMS Hybrid 2022 “Pakai pembersih sikat dan kayak semprotan jet cleaner gitu ya. Itu juga udah ngangkat sih,” ujar Adi, kepada Kompas.com (7/4/2026). Jet cleaner bekerja dengan tekanan air tinggi yang mampu menembus hingga ke serat karpet, sehingga kotoran yang terselip bisa terangkat dengan lebih maksimal. Kelebihan metode ini adalah prosesnya relatif cepat dan tidak membutuhkan banyak tenaga. Namun, kekurangannya, jika tidak hati-hati, tekanan air yang terlalu kuat bisa merusak struktur karpet atau membuat lapisan bawahnya terlalu basah sehingga sulit dikeringkan. Ilustrasi karpet mobil berbahan dasar beludru Untuk karpet berbahan beledu atau berbulu, Adi mengingatkan agar proses penyikatan dilakukan dengan sangat hati-hati. karpet bulu ya itu sikatnya juga mesti pakai perasaan, karena dia bisa bangun,” ucap Adi. Ia menyarankan penggunaan sikat halus berbahan nilon, seperti sikat semir sepatu, agar serat karpet tidak rusak. Kelebihan sikat halus adalah aman untuk menjaga tekstur dan tampilan karpet tetap rapi. Ilustrasi membersihkan karpet mobil Namun, kekurangannya, daya bersihnya tidak sekuat sikat kasar sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengangkat kotoran yang menempel. Sebaliknya, penggunaan sikat kasar justru sangat tidak disarankan. Sikat jenis ini memang mampu mengangkat kotoran dengan cepat, tetapi berisiko merusak serat karpet. Dalam sekali gosokan saja, serat karpet bisa berdiri atau rusak permanen, sehingga tampilan menjadi kusam dan tidak nyaman dipandang. Karpet mobil pada Pajero Sport versi Ralliart “Untuk kotoran yang agak sulit, coba pakai kuas,” ucap Adi. Kelebihan penggunaan koas adalah hasilnya lebih rapi dan minim risiko kerusakan. Namun, tentu saja metode ini memakan waktu lebih lama dan kurang praktis jika digunakan untuk seluruh permukaan karpet. Dalam hal cairan pembersih, Adi menyebut bahwa deterjen rumah tangga, baik dalam bentuk bubuk maupun cair, sebenarnya sudah cukup aman dan efektif untuk membersihkan karpet mobil. Kelebihannya adalah mudah didapat dan ekonomis. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan takaran agar tidak meninggalkan residu atau membuat karpet menjadi licin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang