Modifikasi karpet mobil menggunakan lapisan kulit sintetis kini sudah banyak dilirik oleh pemilik kendaraan. Dipercaya punya keunggulan mudah dibersihkan membuat karpet kulit sintetis banyak dipilih. Namun tidak sedikit yang justru salah kaprah dalam membersihkan dan merawat karpet mobil. Aditia, kepala toko Raja Jok Mobil Car Interior di Bogor mengatakan, karpet mobil dengan lapisan material kulit sintetis jangan terlalu menggunakan banyak bahan kimia untuk membersihkannya. Sebab hal tersebut justru akan membuat tekstur kulit sintetis jadi rusak. "Perawatannya itu kalau bisa jangan disemir menggunakan semir yang kerap digunakan untuk interior agar mengkilap. Nah itu jangan. Sebaiknya cukup menggunakan sabun cair yang suka digunakan untuk cuci piring. Sabun tersebut dimasukkan beberapa tetes ke semprotan berisi air. Kemudian lap menggunakan handuk microfiber," katanya kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2026). Pelapisan karpet dasar mobil Cairan sabun cuci piring lebih aman untuk karpet mobil, sehingga tidak merusak tekstur dari kulit sintetis. Terlalu banyak menggunakan zat kimia membuat tekstur kulit mengelupas atau pecah-pecah. Agar lebih awet, Adit menyarankan agar karpet terhindar dari benda-benda tajam. Sebab benda tajam akan berpotensi membuat karpet baret. Bahkan dari baretan tersebut berpotensi membuat karpet sobek. "Selain itu hindari pula binatang dengan cakar karena karpet rentan dicakar oleh mereka. Pernah ada pemilik mobil yang karpetnya sampai sobek karena dicakar kucing. Akhirnya semuanya harus dibongkar semua. Tapi kalau sobeknya kecil bisa diganti sebagian," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang