Karpet mobil merupakan salah satu interior mobil yang sangat penting untuk menunjang kenyamanan. Kini pemilik mobil juga kerap menggunakan material kulit sintetis untuk mengganti karpet bawaan pabrikan. Aditia, kepala toko Raja Jok Mobil Car Interior di Bogor mengatakan, jenis kulit karpet mobil berbeda dengan kulit untuk jok mobil. Sebab kulit sintetis untuk karpet mobil dirancang lebih tebal. Meski begitu, sama seperti saat memilih jok mobil, memilih karpet dari kulit sintetis juga harus jeli agar mendapatkan kualitas terbaik. "Ada pilihan jenis kulit yang ditawarkan dari beberapa pabrikan. Namun kalau di tempat kami pilihannya dua jenis saja yakni yang premium dan standar. Masing-masing dibanderol dengan harga yang berbeda," katanya saat dijumpai oleh Kompas.com di bengkel interior mobil yang berlokasi di Jambu Dua, Bogor, Selasa (13/4/2026). Lebih perinci, untuk biaya karpet mobil kulit premium di Raja Jok dibanderol Rp 1.650.000. Ragam pilihan kulit sintetis untuk karpet mobil di Raja Jok, Bogor Sementara karpet jenis kulit yang standar dibanderol Rp 1,2 juta. Adit mengatakan, harga tersebut berlaku untuk mobil Innova, Rush atau Avanza yang desainnya full sampai bagasi dan juga yang modelnya pisah bagasi seperti Brio atau Agya. "Itu sudah termasuk biaya pemasangan dari kami," katanya. Adit juga mengatakan, secara kualitas masing-masing jenis material kulit juga berbeda. Untuk karpet kulit jenis premium lebih tebal dan awet, bahkan Raja Jok juga memberikan garansi perbaikan selama masa pemakaian. Sementara karpet kulit bahan standar tidak jangka panjang karena akan cepat termakan usia. "Karpet kulit yang jenis standar itu tidak untuk jangka panjang, lama kelamaan akan retak. Kualitasnya beda. Kalau yang ini (premium) awet, kami juga berikan garansi selama dipakai," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang