Masih banyak pengemudi mobil bertransmisi otomatis yang salah kaprah soal fungsi gigi rendah seperti L atau 1 , 2, atau D3. Sebagian besar menganggap tuas tersebut hanya diperlukan ketika menghadapi tanjakan curam. Padahal, menurut praktisi transmisi matik, fungsi gigi rendah justru paling krusial saat melewati jalan menurun dengan kontur tajam maupun panjang. Hal ini disampaikan oleh Budi Novianto, pemilik bengkel spesialis transmisi Cakrawala Matic Solutions di Cibinong, Jawa Barat. Ia menjelaskan bahwa saat menanjak, sistem kontrol transmisi pada mobil matik umumnya sudah mampu menyesuaikan kebutuhan tenaga secara otomatis. Sistem tersebut akan menurunkan rasio gigi ketika mobil membutuhkan torsi lebih besar. Dengan begitu, meskipun pengemudi lupa memindahkan tuas ke posisi L atau gigi rendah, kendaraan masih bisa beradaptasi melalui kerja TCM (Transmission Control Module). Namun, kondisi berbeda terjadi saat kendaraan melaju di turunan curam. Di situ lah pengemudi harus mengambil peran aktif dalam memilih posisi gigi agar kendaraan tetap aman dan terkendali. Ilustrasi tuas transmisi matik “Paling berbahaya itu saat turunan panjang. Saya pernah kehilangan rem karena overheat. Jadi rem harus bekerja terus, karena tidak dibantu engine brake dari mesin,” ujar Budi, kepada Kompas.com dikutip Sabtu (3/1/2026). Menurutnya, mengandalkan rem secara penuh di turunan berpotensi membuat suhu komponen pengereman meningkat drastis hingga kehilangan daya cengkeram. Karena itu, engine brake perlu dimanfaatkan sebagai penahan tambahan laju kendaraan. “Kalau turunan curam sekali, saya pindah ke posisi L. Kalau turunan curamnya panjang, pindah ke posisi 2 supaya mobil tertahan dan tidak meluncur terlalu cepat,” ucap Budi. Dengan menurunkan posisi gigi, mesin membantu memberikan efek penahanan, sehingga pengemudi tidak perlu terus-menerus menekan pedal rem. Cara ini tidak hanya meningkatkan faktor keselamatan, tetapi juga membantu memperpanjang usia kampas rem. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang