Gagang pintu mobil model tanam Jika diperhatikan, banyak mobil keluaran terbaru kini tampil tanpa gagang pintu konvensional yang menonjol keluar. Sebagai gantinya, produsen otomotif mulai menggunakan model gagang tersembunyi atau flush door handle yang terlihat rata dengan bodi mobil. Gagang pintu mobil model tanam ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Desain mobil modern terus berubah mengikuti perkembangan teknologi dan tren otomotif global. Salah satu perubahan paling mencolok dalam beberapa tahun terakhir adalah hilangnya gagang pintu tradisional pada banyak mobil baru, terutama kendaraan listrik atau EV.Kini banyak produsen otomotif menggunakan gagang pintu tersembunyi atau flush door handle yang rata dengan bodi mobil. Teknologi ini dipopulerkan Tesla dan kemudian diikuti berbagai merek lain seperti Hyundai, Porsche, Range Rover, hingga sejumlah produsen mobil China.Meski terlihat futuristis, ternyata ada banyak alasan teknis dan desain di balik perubahan tersebut. Salah satu alasan utama mobil modern meninggalkan gagang pintu konvensional adalah faktor aerodinamika.Gagang pintu biasa dianggap mengganggu aliran udara di sisi mobil. Walau efeknya kecil, hambatan angin tambahan bisa memengaruhi efisiensi bahan bakar maupun jarak tempuh kendaraan listrik.Karena itu, produsen mobil mulai memakai desain flush handle yang tersembunyi dan hanya muncul saat dibutuhkan. Bentuk bodi menjadi lebih halus sehingga aliran udara lebih lancar.Pada mobil listrik, pengurangan hambatan sekecil apa pun dianggap penting karena bisa membantu menambah jarak tempuh baterai.Selain soal efisiensi, faktor estetika juga menjadi alasan besar di balik tren ini. Banyak pabrikan ingin mobil mereka terlihat modern, minimalis, dan futuristis. Flush door handle dianggap mampu memberikan kesan “mobil masa depan” yang bersih tanpa banyak tonjolan di bodi kendaraan.Tren tersebut semakin populer setelah Tesla sukses menjadikannya identitas desain pada Model S dan Model 3.Kini desain serupa mulai banyak dipakai di mobil premium maupun EV terbaru karena dianggap meningkatkan kesan mewah dan canggih.Banyak gagang pintu baru sebenarnya bukan lagi sistem mekanis penuh, melainkan tombol elektronik atau motorized release yang terhubung ke sensor kendaraan.Beberapa mobil bahkan menyembunyikan gagang pintu sepenuhnya di balik bodi kendaraan untuk menciptakan tampilan yang lebih bersih.Meski terlihat keren, tren gagang pintu tersembunyi ternyata mulai menuai kritik. Beberapa kasus kecelakaan menunjukkan pintu elektronik sulit dibuka saat kendaraan kehilangan daya listrik atau mengalami benturan keras.Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran soal keselamatan penumpang dalam situasi darurat.China bahkan dikabarkan mulai melarang penggunaan gagang pintu tersembunyi penuh mulai 2027 dan mewajibkan sistem pembuka mekanis yang tetap bisa digunakan tanpa listrik.Aturan itu diperkirakan bisa memengaruhi tren desain mobil global karena China merupakan salah satu pasar otomotif terbesar dunia.Di komunitas otomotif online, tidak sedikit pengguna yang mengaku kesulitan menggunakan gagang pintu model baru. Beberapa desain dianggap membingungkan terutama bagi penumpang yang belum familiar.Ada juga keluhan soal gagang otomatis yang sulit digunakan saat cuaca dingin, hujan, atau ketika sistem elektronik bermasalah.Sebagian penggemar mobil bahkan mulai merindukan desain gagang pintu tradisional yang dianggap lebih sederhana dan andal.Meski saat ini flush door handle masih menjadi simbol desain modern, sejumlah analis otomotif menilai tren tersebut bisa mulai berkurang dalam beberapa tahun mendatang. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ilustrasi pintu mobilMeningkatnya perhatian terhadap keselamatan dan kemudahan penggunaan membuat beberapa produsen mulai mempertimbangkan kembali desain gagang pintu yang lebih praktis namun tetap aerodinamis.