BYD sudah merilis teknologi baterai terbarunya, yakni Blade Battery 2.0. Baterai generasi kedua tersebut akan disematkan pada Denza D9 dan siap dipasarkan pada akhir Maret 2026. Dikutip dari Carnewschina.com, Kamis (26/3/2026), pembaruan bukan hanya pada baterainya saja. Bagian eksteriornya juga mendapatkan revisi. Perubahan pada bagian eksterior difokuskan pada bagian depan. D9 terbaru mengusung desain gril depan baru dengan lapisan tiga dimensi yang lebih menonjol dibandingkan model sebelumnya, namun tetap mempertahankan bentuk MPV secara keseluruhan. Bangku baris kedua Denza D9 dilengkapi fitur pijat (massage seat) serta sandaran kaki elektrik. Dimensinya memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm, serta jarak sumbu roda 3.110 mm. Secara dimensi, masih sama generasi sebelumnya dan menegaskan bahwa tidak ada perubahan dimensi yang signifikan dalam pembaruan ini. Versi BEV dilengkapi dengan motor listrik di bagian depan berdaya 340 kW. Untuk varian penggerak semua roda, motor listrik di bagian belakang berdaya 70 kW, dengan jangkauan listrik murni sebesar 750 km dan 800 km. Performanya diyakini lebih bertenaga, mencapai 456 tk untuk berpenggerak roda depan. Sedangkan untuk berpenggerak semua roda, tenaganya tembus 550 tk. Teknologi Blade Battery yang digunakan BYD BYD mengeklaim Denza D9 hanya membutuhkan waktu pengecasan selama 5 menit untuk mengisi daya dari 10 persen hingga 70 persen. Sedangkan untuk 10 persen hingga 97 persen, hanya butuh kurang dari 9 menit. Soal teknologi, BYD mengonfirmasi bahwa Denza D9 sudah disematkan dengan God's Eye 5.0, untuk sistem bantuan pengemudi yang lebih canggih. Sayangnya, belum diketahui berapa kenaikan harga yang akan dialami MPV listrik premium ini. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang