Daya tarik MPV premium selama ini lekat dengan kemewahan kabin dan kenyamanan kelas atas. Nama seperti Toyota Alphard sudah lama jadi simbol status sekaligus standar di segmen ini.Namun kini, kehadiran Denza D9 mulai mengusik dominasi tersebut dengan pendekatan yang berbeda. Denza D9 Foto: Muhammad Hafizh GemilangRedaksi detikOto berkesempatan menguji Denza D9 dalam pengetesan panjang, tepatnya selama libur Lebaran Idul Fitri 2026. Dari tes ini, kami menilai ada satu sektor di D9 yang susah ditaklukkan oleh Alphard.Secara spesifikasi, Denza D9 memang tidak main-main. MPV listrik ini dibekali baterai berkapasitas besar, lebih dari 100 kWh, yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga sekitar 600 km dalam sekali pengisian daya.Dengan daya jelajah tersebut, Denza D9 sangat relevan untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh, termasuk mudik Lebaran Idul Fitri 2026.Karakter mobil listrik yang senyap juga menjadi nilai tambah. Perjalanan panjang di tol terasa lebih halus tanpa getaran khas mesin konvensional.Ditambah lagi, konfigurasi kabin yang mengedepankan kenyamanan dengan captain seat, fitur pijat, ventilasi kursi, hingga pengaturan elektrik membuat pengalaman duduk di baris kedua terasa seperti lounge berjalan.Dalam skenario mudik, kombinasi ini jadi keunggulan nyata. Pengguna bisa menikmati perjalanan panjang dengan lebih rileks, tanpa harus terlalu sering berhenti berkat jarak tempuh yang panjang.Bukan semata soal kemewahan, Denza D9 justru datang membawa "kartu as" yang sulit ditandingi yakni efisiensi biaya kepemilikan, terutama dari sisi pajak tahunan.Dengan insentif yang masih diberikan oleh negara, Denza D9 datang dengan biaya pajak tahunan yang sangat rendah.Denza D9 Foto: Muhammad Hafizh GemilangBerkat statusnya sebagai kendaraan listrik, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pokok untuk mobil ini praktis nol. Total pajak tahunannya hanya sekitar Rp 143 ribu, yang berasal dari komponen SWDKLLJ.Bandingkan dengan Toyota Alphard Hybrid yang masih mengandalkan mesin hybrid. Berdasarkan penelusuran di laman Informasi Data Kendaraan dan Pajak Kendaraan Bermotor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Alphard Hybrid keluaran 2025 memiliki pajak tahunan sekitar Rp 26,067 juta.Dalam jangka panjang, selisih ini jelas signifikan. Dalam lima tahun kepemilikan, perbedaan pajak saja bisa mencapai lebih dari Rp 100 juta. Angka yang tidak bisa lagi dianggap sepele, bahkan untuk segmen kendaraan premium.Kendati demikian, detikOto juga sudah pernah mengetes Toyota Alphard Hybrid dalam tes panjang. MPV mewah asal Jepang itu juga tak kalah menyenangkan untuk digunakan sehari-hari.Satu hal yang sulit dikalahkan Denza D9 dari Alphard adalah kemudahan dalam menggunakannya, Dalam hal ini, Alphard datang dengan pengisian bahan bakar jauh lebih cepat dibandingkan proses pengisian daya listrik, sehingga masih lebih fleksibel untuk penggunaan di berbagai kondisi.Terlebih, untuk urusan kemewahan, dari tes yang sempat dilakukan oleh detikOto, Alphard Hybrid juga tak kalah mewah dari Denza D9.Penggunaan material yang gelap, pengaturan serba intuitif, dan fitur yang lengkap rasanya sanggup untuk menandingi MPV listrik mewah asal China ini.Lantas menurut kalian, mending Alphard atau Denza D9, detikers?