Jalan menurun panjang masih menjadi salah satu medan yang cukup menantang bagi pengemudi, terutama saat arus liburan atau perjalanan antarkota. Tidak sedikit kecelakaan terjadi karena kendaraan melaju terlalu cepat di turunan akibat pengemudi hanya mengandalkan pedal rem tanpa memanfaatkan engine brake secara optimal. Menurut Sony Susmana, pendiri sekaligus pengajar senior di Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), penggunaan engine brake sangat penting untuk menjaga laju kendaraan tetap terkendali ketika melewati turunan panjang. “Banyak pengemudi masih hanya mengandalkan rem kaki saat melewati turunan. Padahal, cara itu bisa membuat suhu rem meningkat drastis karena terjadi gesekan terus-menerus. Kalau dibiarkan, rem bisa kehilangan fungsi atau blong,” kata Sony kepada Kompas.com, Kamis (14/5/2026). Sony menjelaskan, kondisi rem yang terus bekerja tanpa bantuan engine brake dapat menyebabkan piringan rem dan minyak rem cepat panas. Saat temperatur terlalu tinggi, kemampuan pengereman akan menurun dan kendaraan lebih sulit dikendalikan. Ilustrasi mengerem mobil. Ia mengatakan, risiko semakin besar ketika kendaraan melaju terlalu cepat di jalan menurun yang diikuti tikungan. Dalam kondisi overspeed, ban bisa kehilangan daya cengkeram sehingga mobil cenderung meluncur lurus keluar jalur meski setir sudah dibelokkan. Karena itu, pengemudi disarankan menggunakan gigi rendah sejak awal sebelum memasuki turunan. Dengan begitu, laju kendaraan dapat tertahan oleh putaran mesin tanpa membebani sistem pengereman secara berlebihan. Ilustrasi mobil sedang engine brake. “Engine brake itu membantu menahan laju kendaraan tanpa gesekan seperti pada rem. Jadi kerja rem tidak terlalu berat dan suhunya tetap terjaga,” ujar Sony. Ia menambahkan, teknik ini memang masih kurang dipahami oleh pengemudi pemula, khususnya pengguna mobil matik yang terbiasa hanya mengandalkan pedal rem. Padahal, hampir semua mobil memiliki fitur atau posisi transmisi untuk membantu engine brake saat melintasi jalan menurun. Selain menjaga kecepatan, Sony juga mengingatkan pengemudi untuk tidak panik saat berada di turunan panjang. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan lakukan pengereman seperlunya agar kendaraan tetap stabil hingga melewati jalur menurun dengan aman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang