Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik Lebaran pada pertengahan Maret 2026 diimbau untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, periode tersebut masih bertepatan dengan musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Hujan yang turun dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan genangan air di berbagai ruas jalan. Kondisi ini sering ditemui baik di jalan tol maupun jalur arteri yang menjadi rute utama pemudik. Ilustrasi berkendara di musim hujan Bagi pengemudi mobil, genangan air di jalan tidak boleh dianggap sepele. Selain bisa mengganggu laju kendaraan, kondisi tersebut juga dapat memicu risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, mengingatkan agar pengemudi tidak sembarangan melintasi genangan air saat berkendara. “Pengendara juga harus berhati-hati saat melintasi genangan air. Di bawah permukaan air tersebut bisa saja terdapat lubang yang tidak terlihat,” kata Jusri kepada Kompas.com, Minggu (8/3/2026). Menurut dia, kondisi jalan yang tertutup air membuat pengemudi tidak dapat mengetahui secara pasti keadaan permukaan jalan di bawahnya. Gerbang Tol (GT) Merak Jalan Tol Tangerang-Merak "Jika kendaraan melintas tanpa mengetahui kondisi jalan di bawahnya, hal itu bisa memengaruhi stabilitas kendaraan," ujarnya. Lubang yang tertutup air dapat menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan, terutama jika dilintasi dengan kecepatan tertentu. "Pengemudi bisa kehilangan kontrol terhadap kendaraannya dan berisiko kehilangan kendali saat berkendara,” kata Jusri. Berkendara di musim hujan Selain berpotensi membuat kendaraan kehilangan kendali, genangan air juga dapat merusak komponen kendaraan apabila ketinggian air cukup tinggi. Karena itu, pengemudi disarankan mengurangi kecepatan saat mendekati genangan, menjaga jarak dengan kendaraan di depan, serta mencari jalur alternatif apabila genangan terlihat cukup dalam. Selain itu, pengemudi sebaiknya memastikan kondisi ban, rem, lampu, hingga wiper dalam kondisi baik agar perjalanan tetap aman meski harus berkendara di tengah hujan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang