Dalam rangka penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 H, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat yang menggunakan transportasi darat. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan, pada masa Lebaran tahun 2026 ini diperkirakan sebanyak 143 juta orang akan melakukan perjalanan. Untuk itu, pihaknya tengah menyiapkan sarana dan prasarana angkutan jalan yang terdiri dari 177 Terminal (115 Tipe A dan 62 Tipe B), 48 UPPKB fungsional menjadi Rest Area. Armada Bus yang Disiapkan "Serta 31.345 armada bus yang terdiri dari 11.639 unit AKAP, 63 unit Angkutan Lintas Batas Negara, 17.850 unit Angkutan Pariwisata dan 1.793 unit AJAP," katanya dikutip dari keterangan resmi, Selasa (17/2/2026). Situasi arus lalulintas pemudik di libur tahun baru Imlek 2026 ( Foto : Kompas.com / Ahya Nurdin) Di sektor penyeberangan, telah disiapkan 72 unit dermaga, 254 unit kapal penyeberangan, 29 pelabuhan penyeberangan dan 15 lintas penyeberangan. "Selain dari UPPKB yang kami fungsikan menjadi rest area, kami juga bekerja sama dengan kepolisian dan Pemerintah Daerah untuk menjadikan beberapa masjid menjadi rest area di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Semarang, Purworejo dan Kebumen," katanya. Sejalan dengan itu, Ia juga menyebut inspeksi keselamatan pada bus-bus menjelang angkutan Lebaran akan dilakukan mulai tanggal 23 Februari hingga 29 Maret 2026. Rampcheck bertujuan untuk menjamin kendaraan yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan serta memastikan aspek keselamatan penumpang. Rampcheck yang dilakukan di Pool Bus merupakan tahapan awal pengawasan sebelum diberangkatkan ke Terminal. Serta untuk meminimalisasi potensi kecelakaan di jalur wisata dengan kondisi geografis jalan ekstrem (tanjakan, turunan, tikungan tajam, atau jalan sempit). Bus Mudik Gratis "Kemudian ada juga 401 bus mudik gratis yang memuat kapasitas sebanyak 15.834 penumpang dan 8 truk untuk mengangkut 240 sepeda motor dengan 34 kota tujuan mudik gratis meliputi provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera. Pendaftaran akan dimulai pada tanggal 1 Maret 2026," katanya. Untuk mendukung mobilisasi masyarakat, Aan mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Kementerian PU menerbitkan Surat Keputusan Bersama yang mencakup pembatasan operasional angkutan barang, manajemen rekayasa lalu lintas berupa one way, contra flow dan ganjil-genap, serta pengaturan lalu lintas menuju dan di area pelabuhan penyeberangan utama seperti Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang