Korlantas Polri akan menggelar Operasi Keselamatan menjelang arus Mudik Lebaran 2026 atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan serta keselamatan lalu lintas, terutama pada sektor angkutan umum yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang. Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin mengatakan, Operasi Keselamatan akan berlangsung pada 2–15 Februari 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah pengecekan kondisi kendaraan angkutan umum. Operasi Keselamatan Kayan 2025 di alun alun Nunukan, Kaltara “Di tanggal 2 sampai dengan 15 Februari mendatang, Korlantas Polri akan melaksanakan kegiatan operasi keselamatan,” ujar Aries saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI yang disiarkan daring, Rabu (21/1/2026). Pemeriksaan akan menyasar berbagai moda angkutan umum, seperti bus dan kendaraan travel. Aries menjelaskan, pengecekan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan Kementerian Perhubungan. Langkah tersebut bertujuan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sekaligus mendorong operator angkutan berkomitmen memberikan layanan mudik yang aman dan andal bagi masyarakat. Selain itu, Korlantas Polri juga mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas akibat berdekatan dengan libur Nyepi dan Lebaran. Salah satu perhatian utama adalah pengaturan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. “Nyepi itu di tanggal 19 (februari), kemudian Lebaran itu di tanggal 21 dan 22. Ini juga nanti harus kita atur betul berkaitan dengan pola penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk khususnya,” kata Aries. Korlantas turut mencermati kebijakan cuti dan libur bersama Lebaran yang ditetapkan pada 23–24 Februari 2026. Menurut Aries, penerapan work from anywhere (WFA) pada 25–27 Februari berpotensi membantu mengurai kepadatan arus perjalanan masyarakat. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang