Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru melalui pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Operasi ini diarahkan untuk memastikan umat Nasrani dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur akhir tahun. Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri yang juga menjabat sebagai Kasatgas Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) Operasi Lilin 2025, Brigjen Polisi Prianto, mengungkapkan bahwa seluruh jajaran telah melakukan pemetaan wilayah rawan kemacetan dan gangguan lalu lintas berdasarkan data dari masing-masing daerah. "Bagaimana caranya kita berupaya agar masyarakat itu aman dalam melaksanakan ibadah Natal, dan nyaman juga dalam melaksanakan liburan tahun baru," ujar Brigjen Polisi Prianto dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Sabtu (20/12/2025). Sejumlah daerah diprediksi menjadi tujuan utama masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru. Kawasan Puncak Bogor, wilayah Jawa Tengah, serta Jawa Timur seperti Malang dan Batu menjadi perhatian khusus. Selain itu, kota-kota lain seperti Medan dan Manado juga diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas sebagai destinasi alternatif. Ilustrasi kemacetan di jalan tol Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan berbagai skema pengaturan lalu lintas yang bersifat fleksibel atau dikenal dengan sistem window system. "Kita rekayasa lalu lintas pengalihan arus, bisa. Kemudian kalau yang di jalan tol kita bisa melakukan contraflow, satu arah, dan lain sebagainya. Tapi itu semua window system, jadi berdasarkan kebutuhan," katanya. Menurut Prianto, penerapan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi aktual di lapangan. Apabila terjadi peningkatan kepadatan, langkah pengaturan akan segera diterapkan. Namun, jika arus lalu lintas masih terkendali, kendaraan akan tetap berjalan normal tanpa rekayasa tambahan. Korlantas Polri juga menaruh perhatian pada faktor cuaca, mengingat periode Natal dan Tahun Baru bertepatan dengan puncak musim hujan. Meskipun penanganan bencana alam menjadi tugas satgas lain dalam Operasi Lilin, aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi fokus utama Korlantas. Selain itu, masyarakat yang berencana bepergian pada tanggal 24-25 Desember, khususnya menuju bandara, stasiun, dan pusat-pusat keramaian, diimbau untuk mempersiapkan perjalanan secara matang. "Yang pertama, yang pasti taati aturan lalu lintas. Jaga keselamatan diri. Maksudnya jangan memaksakan diri. Kalau mau ke stasiun atau bandara, lebih baik luangkan waktu yang agak panjang. Jadi tidak terburu-buru di jalan," ujarnya. Dengan dukungan personel, pemetaan titik rawan, serta penerapan rekayasa lalu lintas yang adaptif, Korlantas Polri berharap Operasi Lilin 2025 dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang