Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kepadatan arus kendaraan menuju kawasan Puncak, Bogor, kembali menjadi sorotan utama. Untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan pengecekan langsung kesiapan jalur Bogor–Puncak–Cianjur (Bopunjur), salah satu rute wisata paling padat saat musim liburan. Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan, bahwa jajaran kepolisian telah mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan yang biasa terjadi setiap periode Nataru. Satu unit bus wisata mogok di tanjakan Cipayung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/5/2025). Akibatnya, kemacetan terjadi di jalur Puncak Bogor siang tadi. “Kami hari ini melakukan survei jalur arah Puncak dan telah menerima pemaparan kesiapan skenario pengelolaan arus lalu lintas dari jajaran Satlantas di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga Cianjur,” ujar Agus, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025). Ia mengatakan, evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way yang diterapkan tahun lalu juga sudah dilakukan. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pembenahan pola rekayasa lalu lintas pada tahun ini. Tak hanya mengandalkan pola rekayasa standar, jajaran kepolisian di wilayah Bogor juga memperkenalkan beberapa modifikasi pengaturan lalu lintas. Kemacetan parah terjadi di jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di kawasan Ciloto Cipanas, Cianjur, Jumat (4/4/2025) siang. Skema ini disesuaikan dengan karakteristik kepadatan dan titik-titik hambatan di sepanjang jalur Puncak. Salah satunya adalah pelibatan sukarelawan pengatur lalu lintas dari masyarakat. “Ini penting agar ritme arus bisa dikelola dengan baik. Negara harus hadir memastikan operasi berjalan aman dan terkendali,” ucap Agus. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang