Memasuki hari kedua libur panjang (long weekend) May Day, kepadatan volume kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (2/5/2026) pagi. Satlantas Polres Bogor telah menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) untuk mengurai antrean kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju kawasan wisata di pegunungan tersebut. Berdasarkan pantauan dari akun resmi Instagram @satlantaspolresbogor.tmc, proses one way arah atas sudah dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Tak butuh waktu lama, pada pukul 08.45 WIB, arus lalu lintas sudah sepenuhnya diberlakukan satu arah menuju Puncak. Situasi lalu lintas di jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, selama arus balik Lebaran 2026 Penerapan rekayasa ini sejalan dengan pernyataan Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Ardian Noviantasari, yang menyebutkan bahwa skema one way menjadi prioritas utama selama libur panjang ini mengingat ditiadakannya aturan ganjil genap. "Betul untuk minggu ini dinormalkan dan ganjil genap tidak dilaksanakan. Namun, antisipasi apabila terjadi lonjakan arus wisata, maka akan diberlakukan rekayasa one way. Untuk pagi hari one way ke atas dan siang hari one way ke bawah," ujar Ardian kepada Kompas.com belum lama ini. Bagi masyarakat yang berencana kembali ke Jakarta atau melintasi Jalur Puncak pada siang hari, jadwal one way arah bawah patut diperhatikan. Sebagai referensi, pada Jumat (1/5/2026) kemarin, proses satu arah ke bawah mulai dilakukan pukul 12.00 WIB. Arus kendaraan menuju arah Jakarta tersebut baru diberlakukan secara penuh pada pukul 14.10 WIB, setelah jalur benar-benar bersih dari kendaraan arah atas. Sementara itu, arus lalu lintas baru kembali dinormalkan ke kedua arah pada sore hari sekitar pukul 17.28 WIB. Meskipun jadwal ini bersifat situasional tergantung pada diskresi petugas dan kondisi riil di lapangan, pola waktu tersebut bisa menjadi acuan bagi para pengendara agar tidak terjebak dalam proses penutupan jalur. Pengendara diimbau untuk selalu memperbarui informasi terkini melalui kanal resmi kepolisian dan memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum melakukan perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang