Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Korlantas Polri mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas selama mudik Lebaran 2026 sejak Selasa (17/3/2026). Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor KP-DRJD 854 Tahun 2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/II/2026, dan 20/KPTS/Db/2026. Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta kelancaran lalu lintas. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan mengoptimalkan kapasitas jalan nasional dan jalan tol selama masa angkutan Lebaran. Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik Banjiri Tol Cipali Pagi Ini Rabu 18/3/2026 ( FOTO : KOMPAS.com / Ahya Nurdin) Salah satu rekayasa yang diterapkan adalah sistem one way atau satu arah. Skema ini berlaku mulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, dari Tol Jakarta-Cikampek KM 47 sampai Tol Semarang-Solo KM 421. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan sistem one way relatif lebih aman dibandingkan contraflow karena seluruh kendaraan bergerak searah. Namun, pengemudi tetap perlu memahami karakteristik jalur tersebut. “Kalau oneway lebih aman karena kecepatan kendaraannya searah, hanya harus diperhatikan arah keluar tolnya jangan sampai keterusan,” kata Sony kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2026). Karena itu, pengemudi disarankan sudah mengetahui titik keluar tol sejak awal perjalanan. Hal ini penting agar tidak melewatkan gerbang keluar yang diinginkan, mengingat tidak ada akses putar balik selama sistem satu arah diterapkan. Selain itu, jaga kecepatan tetap stabil dan hindari berpindah lajur secara tiba-tiba. Meski arus lalu lintas cenderung lebih lancar, kepadatan tetap bisa terjadi sehingga konsentrasi penuh sangat dibutuhkan. Pengemudi juga perlu memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum masuk one way. Istirahat cukup, atur waktu berkendara, serta manfaatkan rest area sebelum jalur satu arah dimulai agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Perlu diingat saat berada di one way, posisi rest area ada di sisi kanan, bukan kiri seperti saat normal. Maka harus berhati-hati saat mau memasuki tempat istirahat tersebut. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang