Rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow dan one way masih menjadi andalan untuk mengatur arus kendaraan saat periode Lebaran, termasuk pada hari H hingga H+1. Skema ini diterapkan untuk mengurai kepadatan, terutama di ruas Tol Trans Jawa yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat. Kondisi ini tak lepas dari tingginya pergerakan kendaraan dari arah Barat menuju Timur seperti dari Jakarta dan sekitarnya, menuju kota-kota di Jawa Tengah ataupun Jawa Timur. Kondisi Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026).  Sementara itu, pada saat yang sama masih ada masyarakat yang melakukan perjalanan silaturahmi lintas kota. Seperti mereka yang berasal dari Semarang dan Cirebon menuju wilayah barat, termasuk Jakarta dan Bandung. Arus lalu lintas ini berpotensi menimbulkan kemacetan jika seluruh kendaraan harus berbagi jalur dengan arus berlawanan. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan bahwa hingga saat ini rekayasa lalu lintas one way masih diterapkan. “Sekarang one way masih berlaku,” ujar Ria Marlinda Paalo, kepada Kompas.com, Jumat (20/3/2026). Meski demikian, penerapan one way tidak bersifat permanen dan sangat bergantung pada kondisi di lapangan. Jika volume kendaraan mulai menurun, maka rekayasa lalu lintas ini berpotensi dihentikan agar arus kembali normal dua arah. “Saat ini kami masih menunggu diskresi kepolisian, secara volume lalu lintas arus mudik sudah menunjukkan angka yang landai,” katanya. Arus lalin di Km 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek , Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB. Menurutnya, apabila arus lalu lintas mengalami penurunan, maka rekayasa lalu lintas bagi arus mudik tidak diperlukan. Tapi kalau yang terjadi adalah sebaliknya, maka kendaraan dari arah Timur menuju Barat harus lewat jalan arteri. Dengan skema yang fleksibel ini, pemudik diimbau untuk terus memantau informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas, terutama bagi yang berencana melakukan perjalanan pada hari H atau H+1 Lebaran. Sebagai informasi, one way nasional berlaku dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung di ruas Jalan Tol Batang-Semarang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang