Berkendara motor pada siang hari selama bulan Ramadhan memiliki tantangan tersendiri, terutama risiko dehidrasi akibat cuaca panas dan tubuh yang tidak mendapat asupan cairan sepanjang hari. Kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan potensi bahaya di jalan. Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, pengendara perlu melakukan perencanaan perjalanan dengan matang agar tubuh tidak mudah kehilangan cairan. Test ride All New Honda Vario 125 Street Menurut dia, langkah pencegahan paling awal dimulai sebelum perjalanan dilakukan. “Untuk menghindari dehidrasi, tentunya kita harus menentukan perjalanan dengan baik, jadi bisa membuat perencanaan perjalanan. Usahakan tidak berkendara di siang hari pada saat kondisi cuaca sangat panas,” kata Agus kepada Kompas.com, Minggu (22/2/2026). Agus menjelaskan, memilih waktu perjalanan yang lebih sejuk dapat membantu menjaga kondisi fisik tetap stabil selama berpuasa. Selain itu, pengendara juga disarankan menghindari perjalanan jarak jauh pada tengah hari jika tidak benar-benar diperlukan. Persiapan sejak waktu sahur juga menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Asupan minuman yang cukup membantu tubuh memiliki cadangan cairan selama beraktivitas sepanjang hari. “Yang pasti saat sahur penting untuk kita mengonsumsi minuman lebih banyak. Sehingga tubuh mempunyai banyak cadangan cairan yang bisa membuat kita menjadi lebih segar ketika menjalani ibadah puasa,” ujarnya. Selain pola konsumsi, pemilihan perlengkapan berkendara juga berpengaruh terhadap risiko dehidrasi. Jaket yang terlalu tebal dapat memicu rasa gerah berlebih dan mempercepat keluarnya keringat. “Kemudian usahakan tidak menggunakan perlengkapan seperti jaket yang terlalu tebal. Sehingga tubuh itu tidak terlalu gerah, keringat tidak terlalu banyak keluar,” kata Agus. Ia menyarankan pengendara memilih jaket dengan sirkulasi udara yang baik agar tubuh tetap nyaman selama perjalanan. Dengan perencanaan perjalanan, asupan cairan yang cukup saat sahur, serta perlengkapan yang tepat, risiko dehidrasi saat berkendara di bulan Ramadhan dapat diminimalkan tanpa mengurangi keselamatan di jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang