Kasus salah deteksi golongan kendaraan yang sempat viral di Instagram menjadi pengingat bagi pengguna jalan tol untuk lebih teliti saat bertransaksi. Kesalahan ini bisa membuat tarif yang dibayar lebih mahal dari seharusnya. Menanggapi hal tersebut, PT Jasamarga Transjawa Tol melalui Vice President Corporate Secretary & Legal Ria Marlinda Paallo, membagikan sejumlah langkah pencegahan agar transaksi sesuai golongan kendaraan. Ria mengimbau pengguna kendaraan pribadi memilih gardu yang sesuai. Skema satu arah ini membentang mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di ruas Batang?Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta?Cikampek. “Pastikan kendaraan pribadi (Golongan I) masuk ke gardu yang memiliki pembatas tinggi khusus kendaraan kecil,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (27/3/2026). Ia juga mengingatkan untuk menghindari gardu tanpa pembatas tinggi yang umumnya diperuntukkan bagi truk dan bus. “Jika kendaraan kecil masuk ke gardu ini, sistem berpotensi membaca sebagai golongan lebih tinggi,” kata Ria. Selain pemilihan gardu, posisi kendaraan saat tapping juga penting. Pengemudi diminta memastikan kendaraan berada tepat di dekat alat pembaca dan tidak terlalu jauh agar sistem dapat membaca data secara optimal. Pengguna juga disarankan berhenti sejenak saat tapping dan tidak melintas terlalu cepat. Pergerakan kendaraan yang terlalu cepat dapat memengaruhi proses pembacaan kartu e-toll. Pada gardu dengan bantuan petugas (mobile reader), pengguna jalan diimbau memastikan kembali golongan kendaraan sebelum transaksi diproses. Hal ini untuk mencegah kesalahan input sejak awal. Ria turut mengingatkan pentingnya memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum perjalanan. Jika terjadi ketidaksesuaian golongan atau tarif, pengguna dapat segera melapor ke petugas di lokasi untuk dilakukan pengecekan dan koreksi. “Kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan agar kejadian serupa dapat diminimalkan, sehingga perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang