Acara modifikasi mobil Modifikasi mobil kerap menjadi sarana ekspresi bagi pemilik kendaraan untuk menunjukkan karakter dan gaya pribadi. Namun, tidak semua modifikasi visual mendapat respons positif dari komunitas otomotif. Beberapa jenis mod justru sering dicap “tacky”, istilah yang digunakan untuk menggambarkan tampilan yang dianggap murahan, berlebihan, atau tidak selaras dengan desain mobil itu sendiri. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ilustrasi modifikasi mobil Berdasarkan pembahasan dan pengamatan komunitas otomotif internasional, dikutip VIVA Senin 2 Februari 2026, sejumlah modifikasi visual dinilai lebih banyak merugikan daripada mempercantik mobil. Selain mengurangi estetika, mod tertentu bahkan bisa menurunkan nilai jual kendaraan dan berdampak pada kenyamanan serta keselamatan berkendara.Emblem dan Logo Palsu, Paling Sering Dikritik Salah satu modifikasi visual yang paling sering menuai kritik adalah penggunaan emblem atau logo palsu. Contohnya, menempelkan badge varian performa tinggi pada mobil standar. Bagi penggemar otomotif, mod ini dianggap sebagai upaya “memalsukan identitas” kendaraan.Alih-alih terlihat lebih keren, pemasangan emblem tiruan justru membuat mobil tampak kurang autentik dan menurunkan kesan eksklusif. Komunitas otomotif umumnya menghargai keaslian, bukan sekadar tampilan yang dibuat-buat.Lampu Diblackout yang Mengorbankan FungsiMemodifikasi lampu depan atau belakang dengan cara menggelapkan seluruh permukaannya juga termasuk mod yang sering dianggap kurang berkelas. Walaupun terlihat agresif di siang hari, lampu yang terlalu gelap dapat mengurangi visibilitas saat malam atau hujan.Selain berisiko mengganggu keselamatan, mod ini juga bisa melanggar aturan lalu lintas di beberapa negara. Karena alasan tersebut, banyak penggemar otomotif menilai blackout lampu sebagai mod visual yang tidak seimbang antara gaya dan fungsi.Knalpot Terlalu Bising, Bukan Selalu Lebih KerenMengganti knalpot memang umum dilakukan, tetapi suara yang terlalu keras dan pecah justru sering mendapat cap negatif. Komunitas otomotif menilai bahwa suara mesin yang baik seharusnya tetap enak didengar, bukan mengganggu lingkungan sekitar.Knalpot yang terlalu bising sering dianggap hanya mengejar perhatian, tanpa mempertimbangkan kenyamanan pengguna jalan lain. Untuk mobil harian, mod ini dinilai kurang bijak dan berpotensi menimbulkan citra negatif bagi pemiliknya.Ban Murah dan Tidak Seimbang dengan Tampilan MobilBan merupakan elemen penting, baik secara visual maupun fungsi. Namun, penggunaan ban murah dengan kualitas rendah pada mobil yang sudah dimodifikasi sering dianggap sebagai kesalahan besar. Selain mengurangi tampilan keseluruhan, ban berkualitas rendah juga berdampak pada kenyamanan dan keamanan berkendara.Komunitas otomotif cenderung sepakat bahwa ban seharusnya menjadi prioritas, bukan area untuk memangkas biaya demi sekadar tampilan.Velg Replika yang Terlihat MurahanVelg tiruan atau replika dari merek terkenal juga masuk dalam daftar mod visual yang sering dikritik. Walaupun harganya lebih terjangkau, velg replika kerap dinilai tidak sepadan dari segi kualitas dan detail desain.Bagi penggemar otomotif, velg asli atau desain sederhana yang proporsional justru lebih dihargai daripada velg tiruan yang mencoba meniru kesan premium tanpa kualitas yang mendukung.Selera Tetap Subjektif, tapi Keseimbangan Itu PentingMeski banyak modifikasi di atas dianggap kurang berkelas, komunitas otomotif juga menyadari bahwa selera setiap orang berbeda. Modifikasi adalah hak pemilik kendaraan, selama tidak membahayakan dan tetap sesuai aturan.Namun, sebagian besar penggemar mobil sepakat bahwa modifikasi yang baik adalah yang menyatu dengan desain asli mobil, meningkatkan estetika tanpa mengorbankan fungsi dan keselamatan. VIVA Otomotif: pameran modifikasi mobil ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Tidak semua modifikasi visual membuat mobil terlihat lebih menarik. Beberapa mod seperti emblem palsu, lampu terlalu gelap, knalpot berlebihan, ban murah, dan velg replika justru sering dianggap mengurangi nilai estetika kendaraan.Bagi pemilik mobil yang ingin memodifikasi, pendekatan yang sederhana, proporsional, dan berkualitas biasanya lebih diapresiasi dibanding modifikasi yang sekadar mencolok. Mod yang cerdas bukan soal seberapa ramai tampilannya, tetapi seberapa harmonis mobil tersebut terlihat secara keseluruhan.