Toprak Razgatlioglu menjalani musim pertamanya di kelas MotoGP. Yang menarik lagi, Toprak merupakan pebalap muslim, bagaimana Toprak menjalankan kewajibannya berpuasa saat bulan Ramadhan?Toprak akan menjalani debutnya akhir pekan ini di Thailand. Momen ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Rider kelahiran 16 Oktober 1996 itu menjelaskan caranya menjalankan ibadah puasa di tengah jadwal balapan.Sebagai satu-satunya pembalap Muslim di grid pebalap ini, Toprak harus mempersiapkan debutnya sambil menjalankan kewajiban puasa menahan diri dari makan dan minum di siang hari sebagai bentuk ketaatan beragama. Toprak mengaku tidak berpuasa pada hari balapan atau latihan, karena intensitas fisik mengendarai motor MotoGP sangat menguras tenaga."Hari pertama saya ikut berpuasa Ramadan, tapi karena harus mengendarai motor, saya butuh energi,"ungkapnya kepada situs resmi MotoGP pada hari Kamis."Setelah sesi tes selesai, saya berpuasa lagi selama dua hari," tambahnya lagi."Ketika saya kembali ke Turki setelah balapan, saya akan kembali [menjalankan] Ramadhan lagi," terang dia.Soal debutnya di MotoGP, Toprak mengakui saat tes di Buriram akhir pekan lalu bahwa ia kesulitan untuk beradaptasi dengan ban depan Michelin. Toprak tidak punya ekspektasi tinggi dengan hasil balapan akhir pekan ini di Thailand, ia tetap melabeli debutnya ini sebagai "mimpi yang menjadi kenyataan"."Saya sangat bersemangat. Saya melihat banyak kamera di sini, ini sangat sulit karena setelah dari Superbike, inilah perbedaan terbesar yang ada," kata Toprak."Saya sangat senang menjadi pebalap baru di MotoGP karena sebuah mimpi telah menjadi kenyataan," jelasnya lagi.