Berkendara saat bulan Ramadhan membutuhkan perhatian ekstra, bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga perlengkapan yang digunakan. Pemilihan pakaian berkendara yang tepat dapat membantu pengendara tetap nyaman, aman, dan tidak cepat lelah selama perjalanan. Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, perlengkapan berkendara memiliki peran penting untuk menjaga stamina saat berpuasa. Menurut dia, perlengkapan yang tepat mampu mengurangi rasa gerah sekaligus menjaga keselamatan pengendara. Test ride All New Honda Vario 125 Street Perlengkapan pertama yang harus diperhatikan adalah helm. Pengendara bisa menggunakan helm full face maupun half face, selama memiliki ventilasi udara yang baik agar tidak membuat pengendara merasa pengap. “Yang penting helm itu ada ventilasi udaranya, bukan yang bikin kita pengap,” ujar Agus kepada Kompas.com, Senin (23/2/2026). Ia menyarankan ventilasi helm dibuka saat berkendara, sementara visor dapat diangkat ketika berhenti agar sirkulasi udara masuk dan wajah tidak lembab maupun gerah. Selanjutnya, pemilihan jaket juga menjadi faktor penting. Agus menyarankan pengendara menggunakan jaket dengan sirkulasi udara yang baik, berbahan ringan namun tetap memiliki fungsi perlindungan. Jika biasanya pakai yang berbahan kulit, bisa dicari yang kombinasi dengan bahan mesh. Jadi saat dipakai berkendara, sirkulasi udara bisa masuk lewat celah bahan tersebut. Untuk sarung tangan, Agus menganjurkan memilih model yang tipis dibandingkan sarung tangan tebal yang biasa digunakan untuk touring jarak jauh. Sarung tangan tipis dinilai tetap memberikan perlindungan tanpa membuat tangan cepat panas atau berkeringat. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan celana panjang dengan sirkulasi udara yang baik. Material seperti jin dinilai cukup kuat melindungi tubuh sekaligus tetap nyaman digunakan dalam kondisi cuaca panas saat puasa. Perlengkapan lain yang tak kalah penting adalah sepatu. Agus menyarankan penggunaan boots berkendara dengan bahan breathable agar kaki tetap nyaman selama perjalanan. Selain perlengkapan berkendara, Agus mengingatkan pengendara untuk selalu membawa air minum. Hal ini penting sebagai persiapan jika waktu berbuka tiba saat masih berada di jalan. “Biasakan siapkan air minum untuk persiapan kalau di jalan masuk waktu berbuka. Jadi tidak repot cari lokasi untuk beli air,” kata Agus. Dengan perlengkapan yang tepat dan nyaman, pengendara diharapkan dapat tetap fokus, tidak mudah lelah, serta mampu menjaga keselamatan selama berkendara di bulan Ramadhan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang