JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta masih memberlakukan uji coba pengaturan lalu lintas sistem satu arah (one way) di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, hingga Selasa (20/1/2026). Rekayasa lalu lintas ini diterapkan sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di kawasan Salemba, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Dishub DKI menilai, tingginya volume kendaraan di area tersebut sering memicu antrean panjang serta konflik arus lalu lintas, khususnya di pertemuan Jalan Salemba Tengah dan Jalan Salemba Raya. Salah satu titik krusial berada di ruas Jalan Salemba Raya, yang kerap menimbulkan antrean kendaraan hingga menjalar ke Jalan Salemba Tengah. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan potensi kemacetan sekaligus risiko kecelakaan. “Terjadi konflik crossing di Jalan Salemba Raya, menyebabkan tundaan antrean di Jalan Salemba Tengah dan rawan kecelakaan (keselamatan jalan menjadi berkurang),” tulis Dishub DKI Jakarta dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (11/1/2026). Dalam skema uji coba ini, Jalan Salemba Tengah yang sebelumnya dapat dilalui dua arah kini diberlakukan satu arah. Petugas memberi arahan rekayasa lalu lintas kepada kendaraan dari arah Percetakan Negara agar berbelok melewati Jalan Paseban Raya sebelum menuju ke Jalan Salemba Raya pada Rabu (7/1/2025). Rekayasa lalu lintas itu merupakan bagian dari uji coba one way di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat. Kendaraan hanya diperbolehkan melintas dari arah Jalan Salemba Raya menuju Jalan Percetakan Negara, Jalan Paseban Raya, dan Jalan Pramuka Jati. Sebaliknya, kendaraan dari arah Jalan Pramuka Jati dan Jalan Percetakan Negara yang hendak menuju Jalan Salemba Raya tidak lagi bisa melintas langsung melalui Jalan Salemba Tengah. Pengendara diwajibkan memutar melalui Jalan Paseban Raya. Untuk meminimalkan dampak kemacetan selama masa uji coba yang berlangsung sejak 6 hingga 20 Januari 2026, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan. Berikut beberapa rute yang disarankan. 1. Jalan Paseban Raya Pengendara dari arah Jalan Pramuka Jati atau Jalan Percetakan Negara yang ingin menuju Salemba Raya dapat memanfaatkan Jalan Paseban Raya sebagai jalur utama pengganti. 2. Jalan Kramat Raya Rute ini dapat menjadi pilihan bagi kendaraan yang mengarah ke kawasan Senen, Kwitang, maupun Cikini. 3. Jalan Matraman Raya Bagi pengendara dari arah Jakarta Timur, Jalan Matraman Raya dapat digunakan untuk menuju Salemba atau Cikini tanpa harus melewati Jalan Salemba Tengah. 4. Jalan Raden Saleh Pengendara yang menuju kawasan Cikini dan sekitarnya juga dapat memanfaatkan Jalan Raden Saleh sebagai jalur alternatif. Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan selama masa uji coba berlangsung, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memperhitungkan waktu tempuh, khususnya pada jam sibuk, serta tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang